Pakar Hukum Sebut Developer Wajib Bantu Warga Kodam 3 yang Telah Lunas KPR di BTN Dapatkan Sertipikat

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 17:33 WIB
Gerbang  Perumahan Kodam 3 Makassar, sudah bertahun - tahun KPR warga  lunas tapi tidak mendapatkan sertipikat.  (Dok.Hallo.id)
Gerbang Perumahan Kodam 3 Makassar, sudah bertahun - tahun KPR warga lunas tapi tidak mendapatkan sertipikat. (Dok.Hallo.id)

HALLO INDONESIA - Pengamat hukum dari Universitas Indonesia Timur Suimran Syahrir menilai, developer atau pengembang Perumahan Kodam 3 di Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanayya, Makassar, wajib membantu warga mendapatkan sertipikat hak miliknya.

"Semuanya bermula dari pengembang perumahannya. Developer harus ikut bertanggungjawab," terang Suimran Syahrir, Kamis, 4 Agustus 2022.

Developer perumahan tidak bisa lepas tangan terkait dengan keberadaan sertipikat rumah warga, walaupun sudaj ada perjanjian kredit antara warga sebagai debitur dan Bank Tabungan Negara (BTN).

Baca Juga: Kejagung Tangkap Mantan Presdir PT. Rifan Financindo, Kasus Korupsi Bank Mandiri cabang Rp120 M

Demikian pula bila warga sudah menyelesaikan kewajiban kredit melalui fasilitas produk KPR di bank, maka pengembang tetap menjadi pihak utama yang harus bertanggungjawab agar warga bisa mendapatkan sertipikat hak milik sebagai legalitas mutlak kepemilikan tanah dan bangunan.

"Sudah dapat diduga sebagai perbuatan pidana yang dilakukan oleh pengembang.
Soal selanjutnya kita akan lihat apakah ada pihak-pihak yang turut serta (termasuk pihak perbankan di dalamnya," tutur Suimran.

Sebelumnya, sejumlah warga Perumahan Kodam 3, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar mendatangi Bank Tabungan Negara (BTN) cabang Makassar di Jalan Kajaolalido Selasa, (2/8/2022).

Baca Juga: Komnas Perempuan Ungkap Kondisi Terkini Soal Kesehatan dan Psikologis Putri Candrawathi

Warga tersebut merupakan nasabah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari BTN yang hingga kini tak kunjung mendatkan sertipikat rumahnya, walaupun pembayaran KPR telah dinyatakan lunas.

"Kami mempertanyakan dan meminta kejelasan terkait dengan sertipikat rumah kami yang belum diberikan dan masih ditahan pihak BTN," kata Hariono, salah satu warga Kodam 3.

Halaman:

Editor: Akbar Nur Qadri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X