Kapolda Metro Jaya Tanggapi 4 Perwira Menengah Diperiksa Terkait Kasus Tewasnya Brigadir J

- Minggu, 14 Agustus 2022 | 21:53 WIB
Ilustrasi Brigadir J alias Nofriansyah Yoshua Hutabarat. (Dok. Hallo Media/M. Rifa'i Azhari)
Ilustrasi Brigadir J alias Nofriansyah Yoshua Hutabarat. (Dok. Hallo Media/M. Rifa'i Azhari)

HALLO INDONESIA - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan arahan terbaru dari Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran usai empat pamen di Polda Metro Jaya diduga melakukan pelanggaran etik dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Kapolda Metro, lanjut Zulpan, meminta para anggotanya agar mendukung proses penyelidikan kasus tersebut.

"Kalau beliau (Kapolda Metro Jaya) arahan khususnya siapapun anggota kita yang dibutuhkan keterangannya dalam membuat terang perkara ini maka kita harus mendukung.

Baca Juga: Polri Periksa 36 Personel Diduga Langgar Kode Etik, Terkait Kasus Tewasnya Brigadir J

Itu aja," ungkap Zulpan kepada wartawan yang dikutip pada Minggu, 14 Agustus 2022.

"Harus memberikan ruang waktu kesempatan kapan pun kita akan menghadiri tidak menghalang-halangi," sambungnya.

Menurut Zulpan, Polda Metro Jaya tidak akan menghalangi penyelidikan oleh Timsus yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam kasus penembakan Brigadir J yang diskenariokan mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo.

Baca Juga: Komnas HAM akan Tinjau Lokasi Tempat Kejadian Perkara Peristiwa Tewasnya Brigadir J

Ia juga memastikan tiap penyidik Polda Metro Jaya akan kooperatif saat diperiksa oleh Timsus.

"Polda Metro Jaya pun tidak akan menghalangi pemeriksaan kepada para pamen yang diduga melakukan pelanggaran."

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X