Diduga Mendapat Diskriminasi Dan PHK Sepihak, R Ngadu Ke Sudin Ketenagakerjaan Dan Ajukan PHI

- Selasa, 20 September 2022 | 23:12 WIB
Ilustrasi PHK.  (Dok. Hallo Media/M. Rifa'i Azhari)
Ilustrasi PHK. (Dok. Hallo Media/M. Rifa'i Azhari)


HALLO INDONESIA - Berbulan-bulan menghadapi permasalahan di pekerjaannya, seorang karyawan PT CLI berinisial R, mengaku depresi.

"Saya mengalami tekanan psikologi dan harus beberapakali berkonsultasi ke psikolog. Selama tidak bekerja mengalami stress," ucap R di kawasan Jakarta Selatan baru-baru ini.

R yang menjabat sebagai finance control, resmi diputus hubungan kerjanya secara sepihak pada Juni 2022. PT CLI menuduh R membocorkan data perusahaan.

Baca Juga: Saham HYBE Berfluktuasi Tajam Gegara Personil BTS Daftar Wajib Militer

Namun R mengaku tidak mengetahui dasar tuduhan tersebut hingga ia harus di SP3. Apalagi prosedur PHK yang ia terima tidak berjalan semestinya.

"Saya sendiri nggak pernah dikasih tahu kesalahan saya. Hanya dengar gosip katanya karena saya bocorin data perusahaan, nggak tau data seperti apa," keluh R.

"PHK juga ga semestinya, karena diberikan langsung. Harusnya kan SP 1 sampai 2 dulu sebelum PHK," tambahnya.

Baca Juga: Ini Alasan Pemerintah Komitmen Percepat Konversi Motor Listrik

Sebelum menerima SP3, R mengaku mendapat diskriminasi. Misalnya saat karyawan lain mendapatkan bonus dan kenaikan gaji, ia tidak.

"Padahal saya yang mentransfer uang karyawan. Saya lihat gaji mereka naik semua," kata R.

Halaman:

Editor: Jan Arie

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X