Waduh! Dugaan Ulah Mafia Tanah, Lahan Hibah Wihara Tien En Tang Direbut Ahli Waris dengan Penuh Kekerasan

- Selasa, 27 September 2022 | 06:11 WIB
Waduh! Dugaan Ulah Mafia Tanah, Lahan Hibah Wihara Tien En Tang Direbut Ahli Waris dengan Penuh Kekerasan (Foto: Akhmad Sekhu)
Waduh! Dugaan Ulah Mafia Tanah, Lahan Hibah Wihara Tien En Tang Direbut Ahli Waris dengan Penuh Kekerasan (Foto: Akhmad Sekhu)

HALLO INDONESIA – Kasus mafia tanah yang merebut lahan dengan penuh kekerasan masih terus saja terjadi.

Hal itu tentu amat sangat meresahkan masyarakat.

Dibutuhkan kebijakan agar tidak terjadi transaksi perpindahan lahan dengan kekerasan.

Indonesia adalah negara hukum yang setiap tindakannya harus berdasarkan hukum dan kebenaran harus ditegakkan.

Kali ini, kasus mafia tanah terjadi di Wihara Tien En Tang.

Lahan rumah ibadah seluas 300 meter persegi dimana berdiri Wihara Tien En Tang di Perumahan Green Garden, Kebun Jeruk, Jakarta Barat sudah ada sejak 20 tahun lalu, tapi baru-baru ini diakui sebagai milik orang lain.

Padahal lahan tersebut sudah bersertifikat atas nama Yayasan Cetiva Metta Karuna Meitreva selaku pengurus wihara tersebut.

Pada haru Kamis (22/9) yang lalu, sekelompok pria tak dikenal mendatangi wihara tersebut dan melakukan pengusiran paksa pada umat yang tengah beribadah, dengan dalih umat wihara tak memiliki izin menggunakan tempat ibadah yang berdiri di lahan orang.

Saat pengusiran, mereka juga melakukan kekerasan terhadap sejumlah umat.

“Ketika itu saya bersama umat yang lain tengah beribadah, lalu tiba-tiba datang segerombolan pria tak dikenal mengusir kami, “ kata Sherly Wu, salah seorang pengurus muda-mudi Wihara Tien En Tang yang menjadi saksi mata pengusiran dengan penuh kekerasan itu, kepada wartawan, Senin (26/9/2022) malam.

Halaman:

Editor: Akhmad Sekhu

Tags

Terkini

X