Kisruh Lahan Wihara Tien En Tang & Tindak Kekerasan, Kapolres Kombes Pasma Royce Diminta Bertindak Tegas

- Rabu, 28 September 2022 | 20:55 WIB
Kisruh Lahan Wihara Tien En Tang & Tindak Kekerasan, Kapolres Kombes Pasma Royce Diminta Bertindak Tegas  (Foto: dok. Ray Suharsono)
Kisruh Lahan Wihara Tien En Tang & Tindak Kekerasan, Kapolres Kombes Pasma Royce Diminta Bertindak Tegas (Foto: dok. Ray Suharsono)

HALLO INDONESIA – Kasus tindak kekerasan masih saja terjadi.

Indonesia adalah negara hukum, semestinya semua menyadari akibat tindak kekerasan yang tentu harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kali ini, tindak kekerasan yang dialami Michele, kian panas.

Akan tetapi dalam hal ini, polisi sebagai penegak hukum dan juga pengayom masyarakat, dianggap berat sebelah atau dianggap sepihak, pada pengambilan alih vihara oleh sekelompok preman.

Dari informasi didapat dari berbagai sumber, sosok Michele sebagai korban penganiayaan, menjadi saksi dari peristiwa pengosongan rumah ibadah umat Budha itu.

Vihara yang berada dalam kompek perumahan elit Green Garden, didatangi oknum preman, yang mengatasnamakan dari ahli waris pemilik tanah.

Seperti diceritakan Michele, kejadiannya begitu cepat pada Kamis sore (22/9/2022).

Persisnya pukul tiga sore, mendadak pria diduga dari Indonesia Timur, masuk ke dalam Vihara penuh emosi.

Saat itu Michele tengah menunggu mobil jemputan yang dipesan secara online.

Tiba tiba tanpa banyak komentar, lima oknum ‘preman’ tersebut, masuk langsung mematikan listrik agar CCTV tidak berfungsi dan mengusir dengan cara kekerasan, menarik tubuhnya keluar dari Vihara.

Halaman:

Editor: Akhmad Sekhu

Tags

Terkini

X