Krakatau Steel Diminta Penuhi Kebutuhan Baja dalam Negeri dan Tekan Impor dari Luar Negeri

- Selasa, 21 September 2021 | 14:35 WIB
Presiden Jokowi di pabrik baja PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev)
Presiden Jokowi di pabrik baja PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev)

HALLO INDONESIA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan bahwa kebutuhan baja di dalam negeri juga terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

“Jangan dibiarkan dimasuki produk luar,” kata Presiden. Dalam lima tahun terakhir, kebutuhan baja di dalam negeri meningkat hingga sekitar 40 persen.

“Hal ini dipicu oleh pertumbuhan pembangunan infrastruktur yang terus kita laksanakan,” ucap Presiden. 

Baca Juga: Nilai Investasi Pabrik Hot Strip Mill 2 Milik PT Krakatau Steel Tbk Mencapai Rp7,5 Triliun

Oleh karenanya, Presiden meminta agar produksi dari pabrik tersebut untuk terus ditingkatkan hingga mencapai 4 juta ton/tahun. 

“Dengan beroperasinya pabrik ini akan dapat memenuhi kebutuhan baja dalam negeri dan juga akan menekan angka impor baja ke negara kita."

Presiden Jokowi di pabrik baja PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev)

"Saat ini berada pada peringat ke-dua komoditas impor Indonesia sehingga bisa menghemat devisa hingga Rp29 triliun per tahun,” ujar Presiden.

Baca Juga: Ade Yasin Terima Audiensi dengan 11 GM Club Golf se Bogor, Mendukung Sport and Tourism

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Sumber: Sekretariat Presiden

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kabarnya Diumumkan Hari Ini, Cek Hasil SKD CPNS 2021

Minggu, 17 Oktober 2021 | 17:25 WIB
X