Kominfo Blokir Ribuan Aplikasi Pinjaman Online Ilegal, Karena Dianggap Merugikan

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:54 WIB
Menteri Kominfo, Johnny G. Plate (Dok. kominfo.go.id)
Menteri Kominfo, Johnny G. Plate (Dok. kominfo.go.id)

HALLO INDONESIA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir ribuan aplikasi fintech online atau pinjaman online (Pinjol) ilegal karena dianggap merugikan.

Upaya tersebut dilakukan Kominfo untuk meningkatkan kerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bank Indonesia serta mitra kementerian dan lembaga dalam membersihkan dunia digital Indonesia dari keberadaan financial technology yang tidak berizin atau ilegal.

“Sejak tahun 2018 hingga 10 Oktober 2021 telah dilakukan pemutusan akses terhadap 4.873 konten fintech online, yang tersebar di berbagai platform,” kata Menkominfo Johnny G Plate dikutip dari situs resmi Kominfo, Rabu, 13 Oktober 2021.

Baca Juga: Pernyataan Baim Wong Soal Video Kakek Suhud, Akui Tidak Suka Orang Minta Duit

Diakui Johnny, pemerintah dan para mitra kerja tidak akan memberikan ruang bagi pinjol ilegal  yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

“Kita sama-sama punya tugas untuk tidak memberikan ruang kepada konten-konten ilegal atau konten-konten yang tidak sejalan dengan aturan-aturan perundang-perundangan."

"Agar ruang digital kita menjadi lebih bermanfaat bagi kepentingan masyarakat kita, dan digunakan secara maksimal untuk kemajuan perekonomian kita,” jelasnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Diharap Reshuffle Erick Thohir dan Airlangga Karena Dianggap Sibuk Pencitraan untuk 2024

Adapun 4.873 konten pinjol  tersebut tersebar di berbagai platform seperti website, marketplace, aplikasi, media sosial dan layanan file sharing.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kabarnya Diumumkan Hari Ini, Cek Hasil SKD CPNS 2021

Minggu, 17 Oktober 2021 | 17:25 WIB
X