Resuffle Kabinet Sebaiknya Dilakukan Sekarang, Pasca Ditetapkannya Panglima TNI Baru

- Selasa, 9 November 2021 | 16:01 WIB
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin.  (Instagram.com/@sekretariat.kabinet)
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin. (Instagram.com/@sekretariat.kabinet)

HALLO INDONESIA - Rapat Paripurna DPR Senin, 8 November 2021, telah mengesahkan calon tunggal panglima TNI yang diajukan Presiden Jokowi, yaitu Jenderal Andika Perkasa.

Menurut pengamat politik Fisip Universitas Jayabaya, Igor Dirgantara pergantian panglima TNI tersebut diprediksi bisa menjadi pembuka pintu reshuffle kabinet.

Reshuffle kabinet pastinya adalah hak prerogatif presiden, tetapi jika reshuffle dilakukan saat ini, risiko politiknya jauh lebih rendah dari pada dilakukan pada tahun berikutnya.

Baca Juga: Kisah Situs Kutadani yang Sempat Hilang, di Makam Raden Wilang Natadani

Dengan kata lain, perombakan kabinet tidak akan efektif dalam mendukung kerja pemerintah, jika itu dilakukan di akhir masa jabatan Presiden Jokowi.

"Jadi ini waktu yang pas untuk reshuffle kabinet, "kata Igor Dirgantara dalam diskusi interaktif dengan Radio Elshinta (90.0 FM) di Jakarta Senin malam, 8 November 2021.

Pengamat Politik Igor Dirgantara. (Dok. Hallo.id)

Igor Dirgantara menilai bahwa idealnya pergantian di dalam kabinet Jokowi-Amin bisa dilakukan dengan dua opsi.

Baca Juga: Fokkal Srengsengsawah Jaksel Rangkul Anak Putus Sekolah dan Korban Pandemi Berwirausaha

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X