Pasca Erupsi Gunung Semeru, ESDM Imbau Masyarakat Beraktivitas di Luar Radius 1 Km dari Kawah

- Minggu, 5 Desember 2021 | 20:24 WIB
Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur meletus. (Instagram.com/@magelang_raya)
Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur meletus. (Instagram.com/@magelang_raya)

HALLO INDONESIA- Pascaerupsi Gunungapi Semeru, Sabtu, 4 Desember 2021, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan beraktivitas di luar radius rawan bencana, 1 kilometer dari kawah/puncak.

"Tingkat aktivitas Gunungapi Semeru saat ini tetap di Level II (Waspada), untuk itu diimbau kepada masyarakat untuk mematuhi rekomendasi dari Badan Geologi," kata Kepala Badan Geologi Eko Budi Lelono di Jakarta , Minggu 5 Desember 2021. 

Warga diimbau tidak beraktivitas dalam radius 1 km dari kawah/puncak Gunung  Semeru dan jarak 5 km arah bukaan kawah di sektor selatan-tenggara.

Baca Juga: Tanggap Darurat Erupsi Gunung Semeru, Kemenkes Kirim Tenaga Kesehatan

Serta mewaspadai potensi awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak G. Semeru.

"Terutama sepanjang aliran Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat," kata Eko dalam konferensi pers update terkini Gunung Semeru, dikutip Hallo.id dari laman resmi ESDM

Terkait peningkatan aktivitas Gunungapi Semeru, Kementerian ESDM melalui Badan Geologi telah memberikan informasi kepada para pemangku kepentingan di daerah sejak tanggal 1 Desember 2021.

Baca Juga: An Seyoung Sabet Gelar Tunggal Putri Indonesia BWF World Tour Finals 2021

Di mana telah terjadi awan panas guguran dengan jarak luncur 1.700 meter dari puncak atau 700 meter dari ujung aliran lava dengan arah luncuran ke tenggara.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Sumber: esdm.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X