Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru Tersebar di 115 Titik Pos Pengungsian

- Kamis, 9 Desember 2021 | 10:57 WIB
Pantauan udara pada lokasi terdampak awan panas guguran (APG) Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. (Dok. BNPB)
Pantauan udara pada lokasi terdampak awan panas guguran (APG) Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. (Dok. BNPB)

HALLO INDONESIA - Angka warga yang mengungsi akibat erupsi Gunung Semeru meningkat, terhitung pada hari ini.

Data Pos Komando (posko) Tanggap Darurat Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru pada Rabu 8 Desember 2021, penyintas berjumlah 6.022 jiwa yang tersebar di 115 titik pos pengungsian.

Posko terus memutakhirkan data warga terdampak maupun warga yang mengungsi di wilayah Kabupaten Lumajang, Malang dan Blitar.

Baca Juga: Polisi Bekuk Ibu Rumag Tangga yang Mengedarkan Uang Palsu di Bekasi

Sebaran jumlah penyintas paling banyak berada di Kecamatan Candipuro dengan 2.331 orang.

Sedangkan di Kecamatan Pasirian 983 orang, Pronojiwo 525, Tempeh 554, Sumbersuko 302, Lumajang 271, Pasrujamber 212, Sukodono 204, Kunir 127, Tekung 67,

Senduro 66, Padang 62, Jatiroto 59, Kedungjajang 50, Klakah 45, Yosowilangun 40, Rowokangkung 37, Ranuyoso 26, Randuagung 24, Tempusari 23 dan Gucialit 14.

Baca Juga: Kementerian Kesehatan Pastikan Varian Omicron Belum Terdeteksi di Indonesia

Dalam rapat koordinasi posko yang digelar pada hari ini 9 Desember 2021 sejumlah pelayanan dasar menjadi perhatian petugas di lapangan untuk dioptimalkan.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Sumber: BNPB

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X