Budi Gunadi Sadikin Ungkap 2 Dasar Pertimbangan Pemberian Vaksin Booster

- Rabu, 12 Januari 2022 | 09:51 WIB
Presiden Jokowi menerima suntikan dosis pertama vaksina COVID-19. (Dok. setkab.go.id)
Presiden Jokowi menerima suntikan dosis pertama vaksina COVID-19. (Dok. setkab.go.id)

HALLO INDONEISA - Pemerintah akan memulai vaksinasi dosis lanjutan atau booster esok hari, Rabu 12 Januari 2022.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan pemberian vaksin ini akan mempertimbangan ketersediaan vaksin saat ini.

Hal tersebut disampaikan Menkes dalam keterangan pers terkait Teknis Pelaksanaan Vaksinasi Booster COVID-19, Selasa 11 Januari 2022 sore, yang ditayangkan di kanal YouTube Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Baca Juga: Mulai Vaksin Hari Ini, Menkes Pastikan Stok untuk Vaksinasi Booster Cukup

“Pemerintah akan memberikan vaksinasi booster dengan mempertimbangkan ketersediaan vaksin yang ada di tahun ini."

"Karena jenisnya akan berbeda dengan ketersediaan fasilitas di tahun lalu dan kita juga mempertimbangkan hasil riset yang dilakukan oleh peneliti-peneliti dalam negeri maupun luar negeri,” ujar Budi.

Hasil riset tersebut, imbuhnya telah dikonfirmasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI). 

Baca Juga: Kemenperin Minta Industri MGS Sediakan Minyak Goreng Kemasan Sederhana dengan Harga Terjangkau

Sebagaimana diketahui, BPOM telah menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization untuk lima produk vaksin sebagai vaksin booster.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X