Kejagung Ungkap 3 Alasan Hentikan Penuntutan 9 Perkara Melalui Restorative Justice

- Jumat, 14 Januari 2022 | 11:22 WIB
Kapuspenkum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak. (Twetter.com/@kejaritebo)
Kapuspenkum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak. (Twetter.com/@kejaritebo)

Leonard mengungkap alasan beberapa perkara tersebut ditutup demi hukum dan dihentikan penuntutan berdasarkan restorative justice adalah karena dinilai telah memenuhi syarat untuk dilakukan restorative justice.

Berikut syarat dilakukannya restorative justice sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (1) Peraturan Kejaksaan RI Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif, yaitu:

1. Tersangka baru pertama kali melakukan Tindak Pidana;
2. Tindak Pidana yang dilakukan tersangka diancam pidana penjara tidak lebih dari 5 tahun.
3. Telah adanya kesepakatan perdamaian secara lisan dan tulisan di depan penuntut umum dan para saksi.***

Baca Juga: Kapolri Resmikan Patroli Perintis Presisi, Dibekali Kemampuan Teknis dan Taktis

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X