Setelah Edy Mulyadi, Azam Khan Juga Minta Maaf Soal Pernyataan yang Singgung Masyarakat Kalimantan

- Senin, 24 Januari 2022 | 21:48 WIB
Advokat Azam Khan akhirnya turut minta maaf kepada masyarakat Kalimantan atas ucapannya yang menyebut soal monyet saat mengkritik Ibu Kota Negara (IKN). (Instagram.com/@infokalteng)
Advokat Azam Khan akhirnya turut minta maaf kepada masyarakat Kalimantan atas ucapannya yang menyebut soal monyet saat mengkritik Ibu Kota Negara (IKN). (Instagram.com/@infokalteng)

HALLO INDONESIA - Advokat Azam Khan akhirnya turut minta maaf kepada masyarakat Kalimantan atas ucapannya yang menyebut soal monyet saat mengkritik Ibu Kota Negara (IKN).

Sebelumnya wartawan senior dan eks caleg PKS, Edy Mulyadi mengklarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf soal pernyataannya yang menyebutkan Kalimantan sebagai tempat jin buang anak, saat mengkritisi pembangunan Ibu Kota Negara.

Seperti dikutip Hallo.id dari akun Instagram @infokalteng, Azam Khan menjelaskan, apa konteks bahasa monyet yang ia utarakan dalam konferensi pers merespons keputusan pemerintah soal IKN di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Baca Juga: Edy Mulyadi Klarifikasi dan Minta Maaf Sebut Kalimantan Tempat Jin Buang Anak

Azam yang merupakan advokat LBH Pelita Umat ini menjelaskan, konteks kata dan kalimat monyet untuk IKN itu, bukan dimaksudkan untuk menghina orang atau suku di Kalimantan.

Ia berdalih konteks monyet itu adalah untuk mengibaratkan dirinya pribadi.

"Sebenarnya konteks bahasa itu faktanya pada diri saya. (kalau) saya pindah (ke IKN), saya sama dengan monyet.

Baca Juga: Daftar Kode Redeem ML 25 Januari 2022 Update Terbaru dan Belum Digunakan, Buruan Sikat

"Saya pindah, sama dengan monyet, karena situasionalnya masih waktu itu adalah hutan," jelas Azam dalam akun Youtube Eggi Sudjana, Senin, 24 Januari 2022.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Sumber: Instagram.com/@infokalteng

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X