Prihatin Situasi di Myanmar, Indonesia dan Singapura Dorong 5 Point Consensus Myanmar

- Selasa, 25 Januari 2022 | 16:54 WIB
Presiden RI, Joko Widodo, dan PM Singapura, Lee Hsien Loong. (Instagram.com/@sekretariat.kabinet)
Presiden RI, Joko Widodo, dan PM Singapura, Lee Hsien Loong. (Instagram.com/@sekretariat.kabinet)

HALLO INDONESIA - Indonesia dan Singapura sama-sama mengungkapkan kekhawatiran dan keprihatinannya atas situasi dan kondisi terkini di Myanmar.

Presiden RI, Joko Widodo, dan PM Singapura, Lee Hsien Loong, mengaku berpandangan sama mengenai implementasi Konsensus lima Point (Five-Point Consensus) untuk Myanmar.  

"Mengenai Myanmar, kita sangat prihatin melihat perkembangan situasi di Myanmar."

Baca Juga: Pupuk Mulai Langka, Polda NTB Periksa Pengecer Hingga Distributor Pupuk Bersubsidi

"Indonesia dan Singapura memiliki pandangan yang sama mengenai pentingnya pelaksanaan Five-Point Consensus," ungkap Presiden Jokowi dalam Joint Press Statement di The Sanchaya Resort, Bintan, Kepulauan Riau, Selasa 25 Januari 2022.

Selain itu, menurut Kepala Negara, konsensus poin tersebut adalah keputusan ASEAN yang harus dihormati oleh semua negara-negara anggota ASEAN. 

"Konsensus ini merupakan keputusan ASEAN pada tingkat tinggi dan harus dihormati oleh semua," tambah Jokowi. 

Baca Juga: Mulai Bekerja di Kantor Saat Pandemi? Simak Tips Berikut Ini

Baik Presiden Jokowi maupun PM Lee sama-sama sepakat bahwa keselamatan dan kesejahteraan rakyat Myanmar adalah yang utama. 

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X