Jokowi Sambut Baik Kesepakatan FIR, Ekstradisi, dan Pertahanan Indonesia Singapura

- Selasa, 25 Januari 2022 | 18:40 WIB
Presiden RI, Joko Widodo, dan PM Singapura, Lee Hsien Loong menyambut baik tercapainya sejumlah kesepakatan di bidang politik, hukum, dan keamanan antara Indonesia dengan Singapura.  (Instagram.com/@jokowi)
Presiden RI, Joko Widodo, dan PM Singapura, Lee Hsien Loong menyambut baik tercapainya sejumlah kesepakatan di bidang politik, hukum, dan keamanan antara Indonesia dengan Singapura. (Instagram.com/@jokowi)

HALLO INDONESIA – Presiden Joko Widodo menyambut baik tercapainya sejumlah kesepakatan di bidang politik, hukum, dan keamanan antara Indonesia dengan Singapura.

Kesepakatan tersebut antara lain Pertukaran Dokumen antara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia dengan Menteri Senior dan Menteri Koordinator Keamanan Nasional Republik Singapura tentang Perluasan Kerangka Pembahasan Indonesia-Singapura.

Selain itu, kedua negara juga menandatangani kesepakatan terkait Perjanjian Ekstradisi, Persetujuan Flight Information Region (FIR), dan Pernyataan Bersama Menteri Pertahanan kedua negara tentang komitmen untuk memberlakukan Perjanjian Kerja Sama Pertahanan.

Baca Juga: Kemenhub Dukung Pembukaan Travel Bubble antara Batam Bintan dengan Singapura

Baca Juga: Leaders’ Retreat Indonesia Singapura, Jokowi Terima Lee Hsien Loong di Bintan

"Untuk Perjanjian Ekstradisi, dalam perjanjian yang baru ini, masa retroaktif diperpanjang dari semula 15 tahun menjadi 18 tahun sesuai dengan Pasal 78 KUHP," ujar Presiden.

Jokowi menyampaikan pernyataan pers bersama PM Singapura di Ruang Salon and Library, The Sanchaya Resort Bintan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, pada Selasa, 25 Januari 2022.

Sementara itu, dengan ditandatanganinya Perjanjian FIR, maka ruang lingkup FIR Jakarta akan melingkupi seluruh wilayah udara teritorial Indonesia, terutama di perairan sekitar Kepulauan Riau dan Kepulauan Natuna.

"Ke depan, diharapkan kerja sama penegakkan hukum, keselamatan penerbangan, dan pertahanan keamanan kedua negara dapat terus diperkuat berdasarkan prinsip saling menguntungkan," ungkap Presiden Jokowi.

Halaman:

Editor: Timothy Alden

Sumber: Sekretariat Presiden

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X