Promosikan LGBT di Ruang Publik Melalui Media Sosial Dilarang oleh MUI

- Jumat, 13 Mei 2022 | 14:32 WIB
Gedung Majelis Ulama Indonesia. (Dok. mui.or.id)
Gedung Majelis Ulama Indonesia. (Dok. mui.or.id)

HALLO INDONESIA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) melarang promosi lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) di ruang publik melalui media.

Wakil Ketua Komisi Infokom MUI, Idy Muzayyad mengatakan, promosi LGBT jelas melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 & SPS) KPI tahun 2012.

"Larangan tersebut sebagai bentuk perlindungan terhadap anak dan remaja yang rentan menduplikasi perilaku menyimpang LGBT," kata Idy kepada wartawan, Jumat 13 Mei 2022. 

Baca Juga: Polisi Tangkap 4 Pelaku Pencurian Mobil Rush di Griya Soka Bogor, Salah Satunya Karyawan Korban

Karenanya, terang dia, baik televisi maupun radio, tidak boleh memberikan ruang yang dapat menjadikan perilaku LGBT itu dianggap sebagai hal yang lumrah.

"Aturan dalam P3 & SPS itu sudah jelas, baik tentang penghormatan terhadap nilai dan norma kesusilaan dan kesopanan," ujarnya. 

"Ataupun tentang perlindungan anak dan remaja yang melarang adanya muatan yang mendorong anak dan remaja belajar tentang perilaku tidak pantas dan/atau membenarkan perilaku tersebut," tambahnya. 

Baca Juga: Balita Ditemukan Tak Bernyawa, Usai Terseret Arus Kali Sabi di Kawasan Tangerang

Mantan Wakil Ketua KPI Pusat Periode 2013-2016 mengatakan dalam Undang-undang penyiaran juga menegaskan bagaimana tujuan penyelenggaraan penyiaran.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X