Jerat 5 Tersangka, Kasus Investasi Robot Trading Evotrade dengan Skema Ponzi ke Kejaksaan

- Kamis, 19 Mei 2022 | 11:29 WIB
Ilustrasi Robot Trading. (Pexels.com/Anna Nekrashevich)
Ilustrasi Robot Trading. (Pexels.com/Anna Nekrashevich)

HALLO INDONESIA - Bareskrim Polri menyatakan berkas perkara kasus investasi bodong robot trading Evotrade dengan skema Ponzi yang menjerat lima tersangka ke Kejaksaan dinyatakan lengkap atau P21.

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan lima tersangka Evotrade yang berkas perkaranya telah lengkap yaitu AKA, B, DES, MS dan AM.

"Telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh JPU dan sudah dilakukan proses pelimpahan tersangka serta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Kota Malang pada Selasa, 26 April 2022," ujar Gatot kepada wartawan, Rabu 18 Mei 2022.

Baca Juga: Tetangga Cabuli Anak yang Menderita Down Syndrome di Mangga Besar, Jakarta Barat

Sementara itu, kata Gatot untuk berkas perkara tersangka kasus Evotrade yang berinisial AD masih belum diserahkan ke Kejaksaan lantaran dalam proses pelengkapan oleh penyidik.

Sebab, tersangka AD ditangkap di waktu yang berbeda dibandingkan dengan lima pelaku lainnya.

"Untuk berkas perkara tersangka inisial AD masih dalam proses pemberkasan, karena dia ditangkap berbeda waktu dengan tersangka lain," ungkapnya.

Baca Juga: Pelanggan Kerata Api Jarak Jauh Tidak Wajib Tunjukkan Hasil Tes Negatif, Ini Syaratnya

Sebagai informasi, sebanyak enam orang ditetapkan sebagai tersangka kasus investasi bodong robot trading Evotrade dengan skema Ponzi.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X