Polisi Tanggapi Rencana Pendukung Ustadz Abdul Somad yang Ancam Usir Dubes Singapura

- Sabtu, 21 Mei 2022 | 18:50 WIB
Ustadz Abdul Somad (UAS). (Instagram.com/@supirustadz)
Ustadz Abdul Somad (UAS). (Instagram.com/@supirustadz)

HALLO INDONESIA - Pendukung Ustadz Abdul Somad (UAS) yang berasal dari Pertahanan Ideologi Sarekat Islam (Perisai) mengancam akan mengusir Duta Besar (Dubes) Singapura jika tidak menyampaikan permohonan maaf dalam 2x24 jam.

Permohonan maaf tersebut harus disampaikan buntut dari tidak diperbolehkannya UAS masuk ke Singapura pada beberapa waktu lalu.

Merespon hal tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan ancaman tersebut bukan merupakan hal yang benar dan sangat melawan hukum.

Baca Juga: Ustaz Abdul Somad Ditolak Masuk Singapura, Begini Respons Pihak Kementerian Luar Negeri RI

"Tentunya kalau mengusir paksa itu perbuatan melawan hukum. Tidak boleh seperti itu, kita juga tidak menginginkan hal itu terjadi," ujar Zulpan saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu, 21 Mei 2022.

Kata Zulpan, Dubes merupakan perwakilan negara lain yang wajib dijamin keselamatannya selama bertugas di Indonesia.

Maka dari itu, ia meminta kepada seluruh pendukung UAS untuk mengikuti aturan dan tidak melakukan pengancaman berupa pengusiran yang mana merupakan tindakan melawan hukum.

Baca Juga: KBRI Sampaikan Nota Diplomatik kepada Singapura Terkait soal Ustadz Abdul Somad

"Tentunya, kita harus mengikuti aturan yang berlaku. Duta besar ini memiliki perwakilan negara mereka di sini, ada ketentuan dalam hukum internasional juga yang harus diikuti."

"Polda Metro Jaya sebagai aparat negara akan menjaga semua hal yang sudah diamanatkan dalam UU," tukas Zulpan.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia

Jumat, 1 Juli 2022 | 12:49 WIB
X