Imigrasi Lakukan Deportasi Seorang WNA Asal Polandia, Terpidana Kasus Skimming ATM

- Selasa, 21 Juni 2022 | 13:56 WIB
Ilustrasi deportasi WNA asal Polandia terkait kasus skimming ATM. (Dok. Hallo Media/M. Rifa'i Azhari)
Ilustrasi deportasi WNA asal Polandia terkait kasus skimming ATM. (Dok. Hallo Media/M. Rifa'i Azhari)

HALLO INDONESIA - Kantor Imigrasi Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Singaraja, Bali, mendeportasi seorang warga negara asing (WNA) asal Polandia berinisial GAW.

Deportasi itu setelah GAW menjalani masa hukumannya sebagai terpidana kasus skimming ATM di Lapas Kelas II B Singaraja.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II TPI Singaraja, Nanang Mustofa, melalui keterangan tertulisnya, Senin, 20 Juni 2022.

Baca Juga: 5 Target dalam Pertemuan Menkes G20, Salah Satunya Dirikan Pandemic Preparedness Fund

"WNA itu dideportasi oleh Imigrasi ke negaranya melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Senin, menggunakan pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH714," kata Nanang.

Nanang menyampaikan pesawat itu bakal mendarat di Berlin, Jerman, sehingga perjalanan ke Polandia dilanjutkan melalui jalur darat.

GAW, yang kemudian diketahui bernama Gawel Amdeusz Wojcik (38) telah menjalani masa hukumannya selama 3 tahun di penjara setelah ia divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Amlapura, Karangasem.

Baca Juga: Capai Rp639 Milyar, Denda Tilang Electronic Traffic Law Enforcement Sepanjang Tahun 2021

“Yang bersangkutan adalah eks narapidana yang melanggar Pasal 33 Undang-Undang RI No. 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)."

"Berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Amlapura Nomor 95/PID.SUS/2019/PN.AMP yang bersangkutan dihukum dengan pidana penjara selama tiga tahun,” kata Nanang.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X