Indonesia Berkomitmen Capai Target Penurunan Emisi Sesuai Paris Agreement

- Rabu, 22 Juni 2022 | 16:53 WIB
Ilustrasi pencemaran lingkungan. Komitmen Indonesia untuk mencapai target penurunan emisi sesuai Paris Agreement terwujud dalam berbagai upaya dari segi regulasi dan inovasi mekanisme pendanaan. (Dok. Kemenkeu.go.id)
Ilustrasi pencemaran lingkungan. Komitmen Indonesia untuk mencapai target penurunan emisi sesuai Paris Agreement terwujud dalam berbagai upaya dari segi regulasi dan inovasi mekanisme pendanaan. (Dok. Kemenkeu.go.id)


HALLO INDONESIA - Komitmen Indonesia untuk mencapai target penurunan emisi sesuai Paris Agreement terwujud dalam berbagai upaya dari segi regulasi dan inovasi mekanisme pendanaan.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melalui rilisnya, Senin (20/06).

Target penurunan emisi pertama melalui salah satu mekanisme pendanaan yang akan diterapkan di Indonesia pada bulan Juli tahun 2022 yakni pajak karbon melalui skema cap-trade-tax di sektor pembangkit tenaga listrik.

Baca Juga: Menteri ESDM Paparkan Skema Perhitungan Pajak Karbon, Pengaruhi Tambahan Biaya dan Harga

Melalui skema tersebut, pembangkit listrik tenaga batubara dengan proses yang tidak efisien atau emisi yang lebih tinggi dari batas atas akan dikenakan biaya tambahan.

Menko Airlangga menjelaskan bahwa pajak karbon merupakan salah satu instrumen Nilai Ekonomi Karbon (NEK) yang bertujuan untuk mengubah perilaku masyarakat untuk beralih kepada aktivitas ekonomi hijau yang rendah karbon.

“Pajak karbon diterapkan sambil mendorong perkembangan pasar karbon, inovasi teknologi, dan investasi yang lebih efisien, rendah karbon, serta ramah lingkungan,” kata Menko Airlangga.

Baca Juga: Polisi Tangkap 1 Transpuan Lain, Terkait Kasus Kematian Wanita di Apartemen Jaksel

Selanjutnya, berbagai alternatif mekanisme pendanaan menjadi penting untuk memenuhi financing gap yang cukup besar agar tidak terbatas hanya dari APBN.

Misalnya melalui Green Sukuk, blended finance, dan menampung dana dari swasta untuk pengembangan energi terbarukan dan mitigasi perubahan iklim.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Sumber: Kemenkeu.go id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia

Jumat, 1 Juli 2022 | 12:49 WIB
X