Majelis Ulama Indonesia Nyatakan Haram, Vaksin Covid-19 dari Institute di India

- Minggu, 26 Juni 2022 | 21:39 WIB
Ilustrasi vaksin (Dok. MUI.or.id)
Ilustrasi vaksin (Dok. MUI.or.id)

HALLO INDONESIA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan fatwa terkait vaksin produksi Serum Institute of India Pvt yang bernama Covovaxmirnaty adalah haram.

Dikutip dari laman MUI, Jumat 24 Juni 2022, ketentuan tersebut tercantum  dalam Fatwa Nomor 10 Tahun 2022 tentang Hukum Vaksin Covid-19 dan ditandatangani Ketua Umum MUI KH Miftachul Akhyar, Sekjen MUI Buya Amirsyah Tambunan, Ketua Komisi Fatwa MUI Prof Hasanuddin AF, dan Sekretaris Komisi Fatwa MUI KH Miftahul Huda.

Ketentuan umum dalam fatwa ini dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan vaksin Covid- 19 produksi Serum Institute of India Pvt adalah dengan nama Covovaxmirnaty. Fatwa itu menetapkan vaksin Covid-19 produksi Serum Institute of India Pvt ini hukumnya adalah haram.

Baca Juga: MUI Keluarkan 6 Rekomendasi Terkait Vaksin Covid-19 Produksi India

Baca Juga: Pemprov DKI Siap Booster Kedua, Usai Kemenkes Umumkan Covid-19 Tembus 1000

MUI menjelaskan, alasan vaksin tersebut haram karena ditemukan adanya pemanfaatan enzim dari pankreas babi dalam tahapan produksinya. MUI juga memberikan 6 rekomendasi dalam fatwa yang dikeluarkan pada 7 Februari 2022, yaitu:

1.    Pemerintah harus memprioritaskan penggunaan vaksin Covid-19 yang halal semaksimal mungkin, khususnya untuk umat Islam.
2.    Pemerintah perlu mengoptimalkan pengadaan vaksin Covid-19 yang tersertifikasi halal.
3.    Pemerintah harus memastikan vaksin Covid-19 lain yang akan digunakan agar disertifikasi halal dalam kesempatan pertama guna mewujudkan komitmen pemerintah terhadap vaksinasi yang aman dan halal.
4.    Pemerintah harus menjamin dan memastikan keamanan vaksin yang digunakan.
5.    Pemerintah tidak boleh melakukan vaksinasi dengan vaksin yang berdasarkan pertimbangan ahli yang kompeten dan terpercaya, menimbulkan dampak yang membahayakan (dlarar).
6.    Mengimbau kepada semua pihak untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbanyak istighfar, istighasah, dan bermunajat kepada Allah SWT.***

Baca Juga: Siapkan Langkah Antisipatif, Pemerintah Diminta Sigap Tangani Lonjakan Kasus Covid-19

Baca Juga: Kasus Covid-19 Alami Peningkatan, Menkes Budi Sadikin Minta Masyarakat Waspada

Editor: Timothy Alden

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X