KPK Duga PT Summarecon Agung Gunakan IMB dari Perusahaan PT Java Orient Property

- Rabu, 29 Juni 2022 | 16:55 WIB
Ilustrasi Gedung KPK. (Dok. Media Hallo/Anissa Putri)
Ilustrasi Gedung KPK. (Dok. Media Hallo/Anissa Putri)

HALLO INDONESIA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga PT Summarecon Agung (SMRA) membuat apartemen dengan menggunakan izin mendirikan bangunan (IMB) dari perusahaan lain, yaitu PT Java Orient Property

Dugaan tersebut ditelusuri tim penyidik saat memeriksa empat saksi terkait kasus dugaan suap terkait pengurusan izin pembangunan Apartemen Royal Kedhaton Yogyakarta, Selasa 28 Juni 2022 kemarin.

"Para saksi hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan proses usulan IMB apartemen dari PT SAMA (Summarecon Agung) Tbk melalui PT JOP (Java Orient Property) ke Pemkot Yogyakarta," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, melalui keterangan tertulis, Rabu 29 Juni 2022.

Baca Juga: Sufmi Dasco Usul Pembentukan Satgas Terpadu Terkait Ratusan TKI Meninggal di Malaysia

Empat saksi yang diperiksa yakni Kepala BPKAD Kota Yogyakarta, Wasesa; Koordinator Penanaman Modal Dinas PMPTSP, Wiwin Giri Doriawani; Koordinator PTSP pada Dinas PMPTSP, Nitya Raharjanta; dan staf pengamanan PT Java Orient Property, S Haryo Dewantoro.

Meski demikian, Ali enggan memerinci lebih lanjut pertanyaan penyidik ke empat saksi itu. 

Selain itu, KPK juga sempat mendalami kepemilikan lahan yang digunakan untuk pembangunan apartemen.

Baca Juga: Sebanyak 3 sampai 4 Juta Pekerja Migran Indonesia Belum Jadi Peserta BP Jamsostek

Informasi ini didalami dari pemeriksaan Ketua RW 013, Andreas AB Prasetyo.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X