Tembak Mati Brigadir J di Rumah Dinas Irjen Ferdy Sambo, Bukan untuk Bela Diri Bharada E

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 08:58 WIB
Ilustrasi Pistol. (Dok. Media Hallo/M. Rifai Azhari)
Ilustrasi Pistol. (Dok. Media Hallo/M. Rifai Azhari)

HALLO INDONESIA - Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian menegaskan aksi Bharada E yang menembak mati Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Jakarta, bukan untuk membela diri.

Hal itu dijelaskan Andi usai menetapkan Bharada E sebagai tersangka dalam insiden adu tembak yang menewaskan Brigadir J di rumah dinas Sambo, Jumat 8 Agustus 2022.

"Tadi sudah saya sampaikan Pasal 338 juncto 55 dan 56 KUHP. Jadi bukan bela diri," tegas Andi di Gedung Bareskrim Polri, Rabu 3 Juli 2022 malam.

Baca Juga: Serem! Diangkat Dari Teman Gaib Ayu Rumambie, Film Wanalathi Syuting Di Hutan Yang Jauh Dari Peradaban

Adapun Bharada E terancam Pasal 338 juncto Pasal 55 dan 56 dalam kasus tersebut. Ia selanjutnya diperiksa sebagai tersangka dan langsung ditahan.

Penetapan Bharada E sebagai tersangka sekaligus menganulir pernyataan kepolisian sebelumnya, yang menyebut Bharada E melakukan aksi bela diri ketika menembak Brigadir J.

Saat itu, polisi belum menetapkan yang Bharada E sebagai tersangka.***

Baca Juga: MUI Dukung Film ‘Holy Prostitution’ Karya Cheryl Halpern & Natasha Dematra Sosialisasikan Anti Trafficking

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X