LSM Migrant Care Tangani Sebanyak 135 Pekerja Migran ilegal di Negara Kamboja

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 11:45 WIB
Puluhan WNI korban penyekapan oleh perusahaan "online scam" di Sihanoukville, Kamboja, berhasil diselamatkan . (Teitter.com/@anishidayah)
Puluhan WNI korban penyekapan oleh perusahaan "online scam" di Sihanoukville, Kamboja, berhasil diselamatkan . (Teitter.com/@anishidayah)

HALLO INDONESIA - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Migrant Care menangani sebanyak 135 pekerja migran ilegal yang berada di Kamboja

"Hari ini kami menerima lagi 135 diluar 62 ya yang berada di mess perusahaan, mereka mengalami situasi yang buruk juga seperti kasus yang lainnya," kata Kepala Pusat Studi Migrasi Migrant Care, Anis Hidayah dalam perbincangan dengan Pro3 RRI, Rabu 3 Agustus 2022.

Ke-135 PMI ilegal itu, kata Anis, diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO). 

Baca Juga: Jemaah Kini Dapat Cium Hajar Aswad Usai Otoritas Arab Saudi Copot Penghalang Ka'bah

"Dugaan kuat mereka korban TPPO, meskipun mereka harus diproses hukum," ujarnya.

Menurut Anis, perekrutan PMI ilegal di Kamboja ini melalui media sosial seperti Facebook untuk direkrut.

"Pola-pola perekrutan dengan informasi yang sangat meyakinkan," ucapnya.

Ia menyayangkan tidak adanya penjelasan pemerintah untuk mengantisipasi masalah ini. Sehingga masyarakat tidak mempunyai rujukan komprehensif untuk memverifikasi informasi tersebut.

Baca Juga: Kemenag dan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi Bahas Kebijakan Penyelenggaraan Umrah 1444 H

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X