Tidak Segan Proses Hukum Bawahannya, Kapolri Bersikap Profesional dan Mandiri

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:10 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Dok. Humas.polri.go.id)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Dok. Humas.polri.go.id)

HALLO INDONESIA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai Polri bersikap profesional dan mandiri dengan menetapkan Irjen Pol Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

"Penetapan tersangka dalam kasus ini juga menunjukkan Kapolri tidak segan memproses hukum bawahannya yang berpangkat Irjen Pol Ferdy Sambo," ungkap Anggota Kompolnas, Poengky Indarti, Rabu 10 Agustus 2022.

Poengky menduga Ferdy Sambo sebagai otak dari kasus penembakan Brigadir J. Korban tewas ditembak oleh rekannya atas perintah di rumah dinas Kadiv Propam di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Kabareskrim Polri Jelaskan Masalah Motif Tersangka dalam Kasus Penembakan Brigadir J

"Kompolnas sangat memahami tantangan dan hambatan yang dihadapi tim khusus dalam mengungkap kasus meninggalnya Josua."

"Ternyata diduga otak dibalik kasus ini adalah seorang jenderal bintang dua yang menjabat sebagai Kadiv Propam," jelasnya.

Menurut Poengky, kasus ini terungkap melalui penyidikan secara ilmiah atau scientific crime investigation.

Baca Juga: LSPK Sebut Keluarga Bharada E Juga Terlindungi Jika Pengajuan Justice Collaborator Diterima

Dimana awalnya pengungkapan kasus sempat terhambat karena diduga ada upaya menghalangi keadilan oleh Ferdy Sambo dan orang-orang yang diperintah olehnya.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X