Polri Periksa 36 Personel Diduga Langgar Kode Etik, Terkait Kasus Tewasnya Brigadir J

- Minggu, 14 Agustus 2022 | 13:56 WIB
Ilustrasi Brigadir J alias Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat. (Dok. Hallo Media/M. Rifa'i Azhari)
Ilustrasi Brigadir J alias Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat. (Dok. Hallo Media/M. Rifa'i Azhari)

HALLO INDONESIA - Personel Polri yang diduga melanggar kode etik bertambah seiring penanganan kasus tewasnya Brigadir J yang terus berjalan.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, Inspektorat Khusus (Itsus) Polri saat ini sudah memeriksa 36 personel yang diduga melanggar kode etik

“Ya betul. 31 kemarin lusa, tambah satu orang dan semalam empat orang,” ujar Dedi, Sabtu, 13 Agustus 2022.

Baca Juga: Komnas HAM akan Tinjau Lokasi Tempat Kejadian Perkara Peristiwa Tewasnya Brigadir J

Sebelumnya, empat personel ditahan di tempat khusus (patsus) karena diduga melanggar kode etik yang terkait dengan kasus pembunuhan Brigadir J.

Total saat ini terdapat 16 polisi yang ditempatkan di patsus.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menuturkan, empat anggota tersebut merupakan perwira menengah (pamen) Polda Metro Jaya berpangkat AKBP dan Kompol dan menjalani patsus di Provost Mabes Polri.

Baca Juga: 5 Pamen Polda Metro Terseret Kasus Brigadir J, Humas: Tunggu Penyelidikan Tim Itsus Polri

“Betul (bertambah). Hasil pemeriksaan dan gelar kemarin malam, ditetapkan 4 pamen PMJ (3 AKBP dan 1 Kompol) menjalankan Patsus di Biro Provost Mabes Polri,” ujar Dedi saat dikonfirmasi, Sabtu, 13 Agustus 2022.***

Baca Juga: Irjen Ferdy Sambo Panggil Brigadir J untuk Masuk ke Rumah, Sebelum Ditembak

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X