Sebanyak 1.726 Calon Penumpang Dicegah Keberangkatannya ke Luar Negeri, Ini Alasannya

- Senin, 15 Agustus 2022 | 08:44 WIB
Petugas Bandara Soetta Gagalkan Keberangkatan Ribuan PMI Ilegal. (Pexels.com/Connor Danylenko)
Petugas Bandara Soetta Gagalkan Keberangkatan Ribuan PMI Ilegal. (Pexels.com/Connor Danylenko)

HALLO INDONESIA - Sebanyak 1.726 calon penumpang dicegah keberangkatannya keluar negeri oleh petugas Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno Hatta (Soetta). 

Pasalnya, mereka diduga Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal atau tanpa melalui prosedur yang sah alias non prosedural.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno Hatta, Muhammad Tito Andrianto mengatakan, data tersebut merupakan periode 1 Januari–13 Agustus 2022.

Baca Juga: Ini Daftar Nama Partai Politik yang Lolos Verifikasi dari 40 Parpol yang Daftar Pemilu 2024

Pada umumnya mereka mengaku akan magang dan wisata ke luar negeri.

“Modus yang umumnya digunakan oleh para pekerja migran non prosedural diantaranya adalah berpura-pura sebagai peserta magang, ziarah, hingga wisata,” ungkapnya kepada RRI.co.id, Minggu, 14 Agustus 2022.

Dikutip media ini dari situs RRI, Tito menjelaskan, dalam proses penundaan keberangkatan penumpang yang diduga PMI non prosedural tersebut, pihaknya selalu berkoordinasi dengan BP2MI (Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia).

Baca Juga: LPSK Beri Perlindungan Bharada E Sebagai Justice Collaborator Terkait Tewasnya Brigadir J

“Petugas Imigrasi di TPI (Tempat Pemeriksaan Imigrasi, Red) memiliki wewenang untuk memeriksa dokumen perjalanan Republik Indonesia, melakukan wawancara, pemindaian paspor dan memeriksa apakah penumpang yang akan keluar wilayah Indonesia masuk ke dalam daftar cegah,” terang Tito.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X