Status Justice Collaborator Bharada E Dicabut LPSK, Jika Kesaksiannya Tidak Konsisten

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 09:11 WIB
Bharada Richard Eliezer. (Dok. Media Hallo/M. Rifai Azhari)
Bharada Richard Eliezer. (Dok. Media Hallo/M. Rifai Azhari)

HALLO INDONESIA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) meminta Bharada Richard Eliezer atau Bharada E konsisten dengan keterangannya.

Dengan begitu, kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J menjadi terang.

Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi mengatakan akan ada sanksi jika Bharada E tak konsisten dengan keterangan yang dia sampaikan. Sanksi itu adalah dicabutnya status justice collaborator (JC).

Baca Juga: Beredar Video Wanita Pakai Ihram Pria Saat Umrah, Diduga Warga Malaysia

"Jika kemudian soal ketidakyakinan atau berubah keterangan, maka ada konsekuensinya status JC-nya itu bukan status permanen, tapi status itu bisa dicabut," ungkap Edwin di Kantor LPSK, Senin 15 Agustus 2022.

Tidak berlaku apabila saksi pelaku ini kemudian tidak konsisten dalam berikan keterangannya. Kalau keterangannya berubah-ubah keterangannya, kemudian tidak mendukung pengungkapan perkara, tentu status bisa dicabut," sambungnya.

Lebih lanjut Edwin, nantinya hakim pengadilan juga menentukan terkait justice collaborator tersebut. Hal itu akan ditentukan dalam pengadilan.

Baca Juga: Polres Tangsel Periksa 5 Orang Saksi, Terkait Kasus Wanita Bermercy Curi Cokelat di Alfamart

"Termasuk di bagian akhir adalah putusan hakim. Nanti hakim akan memutuskan apakah terdakwa misalnya Bharada E diputuskan atau tidak sebagai saksi pelaku yang bekerja sama atau JC," tuturnya.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X