Semakin Kuat, Indikasi Peristiwa Obstruction of Justice dalam Kasus Kematian Brigadir J

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 11:11 WIB
Ilustrasi Brigadir J alias Nofriansyah Yoshua Hutabarat. (Dok. Media Hallo/M. Rifai Azhari)
Ilustrasi Brigadir J alias Nofriansyah Yoshua Hutabarat. (Dok. Media Hallo/M. Rifai Azhari)

HALLO INDONESIA - Komnas HAM selesai melakukan peninjauan di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Setelah meninjau TKP, Komnas HAM menyebut, indikasi obstruction of justice dalam kasus Brigadir J semakin kuat.

“Obstruction of Justice sejak awal kami bilang ada indikasi kuat. Ketika kami cek di TKP, indikasi itu semakin menguat,” ujar Komisioner Komnas HAM Choirul Anam kepada wartawan, Senin 15 Agustus 2022

Baca Juga: Berbaju Paksian Asal Bangka Belitung, Presiden Tiba di Gedung Nusantara

Anam mengatakan, pihaknya memeriksa serta mengecek seluruh bahan yang dimiliki dan mengujinya di TKP.

“Yang pasti kami mengecek semua bahan yang kami punya. Kan ini janji kami juga kepada teman-teman media, kepada publik, sejak awal kami tangani kasus ini, kami akan ke TKP ketika kami memiliki semua bahan."

"Semua bahan itu tadi kami uji di TKP tersebut. Itu menemukan peristiwanya semakin terang benderang,” jelasnya.

Baca Juga: Bareskrim Polri Tangkap 8 Orang Sindikat yang Kelola Judi Online di Pluit Jakarta Utara

Anam menegaskan, dengan pengujian bahan yang dimiliki dan mengujinya di TKP, hasil pengujiannya mengindikasikan obstruction of justice semakin kuat.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X