Komnas HAM Ungkap 2 Pengakuan Irjen Ferdy Sambo dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J

- Minggu, 21 Agustus 2022 | 15:23 WIB
Ilustrasi mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo.  (Dok. Media Hallo/M. Rifai Azhari)
Ilustrasi mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo. (Dok. Media Hallo/M. Rifai Azhari)

HALLO INDONESIA - Komnas HAM mendapatkan dua pengakuan dari Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Pengakuan itu yakni sebagai dalang pembunuhan dan menghalangi proses penyidikan.

“Dia (Ferdy Sambo) mengakui dua hal,” ujar Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik dalam keterangannya, Sabtu, 20 Agustus 2022.

Pengakuan pertama yang diperoleh Komnas HAM adalah pengakuan Ferdy Sambo dalam rencana pembunuhan Brigadir J.

Baca Juga: Irjen Ferdy Sambo Tembak Brigadir J Sebanyak 2 Kali, Menurut Pengakuan Bharada E

“Dia yang merencanakan pembunuhan (Brigadir J),” ungkap Taufan.

Selanjutnya, Ferdy Sambo disebut mengaku obstruction of justice atau menghalangi penyidikan dengan memberi perintah untuk menghilangkan barang bukti hingga membuat skenario.

“Kedua, dia yang menjadi otak “obstruction of justice” dengan merusak TKP, menghilangkan barang bukti, membuat skenario seolah-olah ada kekerasan seksual di rumah dinas, kemudian terjadi tembak-menembak angtara Barada E dan Joshua serta melakukan disinformasi,” paparnya.

“Itu dua hal pokok yang dia akui dalam pemeriksaan dengan kami,” tandasnya.***

Baca Juga: Bareskrim Lakukan Audit Investigasi Terkait 2 Laporan Terhadap Brigadir J di Polres Jaksel

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X