PPKM Darurat Diperpajang, Jokowi Ungkap Tambahan Bansos Tunai Rp55,21 Triliun

- Selasa, 20 Juli 2021 | 21:47 WIB
Presiden Joko Widodo. /Dok. Setkab/BPMI Setpres
Presiden Joko Widodo. /Dok. Setkab/BPMI Setpres

HALLO INDONEISA - Untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak, pemerintah juga mengalokasikan tambahan anggaran perlindungan sosial Rp55,21 triliun berupa Bantuan Sosial Tunai (BST).

Juga Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa, Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, bantuan kuota internet, dan subsidi listrik.

Pemerintah juga memberikan insentif untuk usaha mikro informal sebesar Rp1,2 juta untuk sekitar 1 juta usaha mikro.

Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa pemerintah terus memantau penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang telah berlangsung sejak 3 Juli 2021 lalu.

Menurut Presiden, relaksasi penerapan PPKM Darurat akan dilakukan secara bertahap mulai tanggal 26 Juli 2021, dengan catatan tren kasus Covid-19 mengalami penurunan

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara meminta agar semua pihak bisa bekerja sama bahu-membahu untuk melaksanakan PPKM ini.

Dengan harapan kasus Covid-19 akan segera turun dan tekanan pada rumah sakit juga menurun.

"Untuk itu, kita semua harus meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan, melakukan isolasi terhadap yang bergejala dan memberikan pengobatan sedini mungkin kepada yang terpapar."

"Pemerintah akan terus membagikan paket obat gratis untuk OTG dan yang bergejala ringan yang direncanakan sejumlah dua juta paket obat," jelasnya di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Selasa, 20 Juli 2021.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Sumber: Sekretariat Presiden RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mantap, BIN Siapkan 15.000 Vaksin untuk 7 Provinsi

Minggu, 25 Juli 2021 | 19:11 WIB
X