Bocorkan Data Pribadi Ancaman Penjara Paling Lama 5 tahun dan atau Denda Paling Banyak Rp5 M

- Rabu, 21 September 2022 | 11:27 WIB
Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin.  (Dok. Dpr.go.id)
Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin. (Dok. Dpr.go.id)

HALLO INDONESIA - Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) mengancam orang yang sengaja membocorkan data pribadi dengan hukuman pidana.

Ancaman hukumannya penjara bertahun-tahun, dan denda miliaran rupiah.

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mengatakan, data seperti nomor handphone, nomor KTP, dan sebagainya bersifat rahasia.

Baca Juga: Gempa Berkekuatan Magnitudo 5,0 Terjadi Lagi di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat

Untuk itu, pengendali data tidak boleh menyebarkan atau memperjualbelikan data, tanpa persetujuan sang pemilik, sebagai subjek data.

"Tidak bisa nomor handphone kita tiba-tiba ada yang nelpon kita, menawarkan pinjaman," katanya, Rabu 21 September 2022.

"Itu nanti perlu dilindungi, dan bukan hanya nomor handphone, tapi semua kepentingan-kepentingan dengan data pribadi."

Baca Juga: Alasan Menkop UKM Teten Masduki Optimis RUU Perkoperasian Jadi Solusi Sistematik

Jika pengendali data, nekat menyebarkan, atau memperjualbelikan data pelanggan, tambahnya, maka akan dijerat Pasal 65 UU PDP.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X