KPK Ungkap Alasan Belum Lakukan Upaya Jemput Paksa Gubernur Papua Lukas Enembe

- Rabu, 21 September 2022 | 16:12 WIB
Gubernur Papua, Lukas Enembe. (Dok. Papua.go.id)
Gubernur Papua, Lukas Enembe. (Dok. Papua.go.id)

HALLO INDONESIA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum memutuskan untuk menempuh cara penjemputan paksa terhadap Gubernur Papua, Lukas Enembe.

Hal itu disebabkan kondisi keamanan di Papua sedang memanas disebabkan banyaknya massa yang membela Lukas Enembe.

Wakil Metua KPK Alexander Marwata menjelaskan KPK melihat situasi dan kondisi kemanan di Papua masih belum memungkinkan untuk melakukan penjemputan paksa.

Baca Juga: Penyidik Periksa 36 Saksi Terkait Dugaan Penggelapan dan TPPU Kasus Kresna Life

Sekarang, KPK masih menunggu itikad baik dari Lukas Enembe.

"Kita lihat situasi, nggak mungkin kita paksakan kalau di sana situasinya seperti itu ," ungkap Alex kepada wartawan, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin 19 September 2022.

Alex kembali menuturkan, KPK siap mengambil langkah agar jangan sampai terjadi hal yang tak diinginkan dari penjemputan paksa terhadap Lukas Enembe.

Baca Juga: Merugikan Hingga Rp1,4 Triliun, Dampak dari Praktek Mafia Perkara Pertanahan

KPK juga tidak ingin terjadi kerusuhan atau pertumpahan darah dari penjemputan paksa terhadap Lukas Enembe.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X