Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad, KPK Buka Peluang Periksa Ketua MA dan Hakim Agung Lain

- Senin, 26 September 2022 | 08:03 WIB
Ilustrasi gedung Merah Putih KPK.  (Dok. Hallo.id/M. Rifa'i Azhari)
Ilustrasi gedung Merah Putih KPK. (Dok. Hallo.id/M. Rifa'i Azhari)

HALLO INDONESIA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang untuk memeriksa Ketua Mahkamah Agung (MA) HM Syarifuddin dan hakim agung lainnya dalam kasus dugaan suap yang menjerat Hakim Agung nonaktif Sudrajad Dimyati.

"Jadi sepanjang diduga tahu perbuatan para tersangka, tentu pasti siapa pun akan dipanggil sebagai saksi dalam perkara ini," jelas Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Minggu 25 September 2022.

Ali mengungkapkan, pemeriksaan saksi dilakukan untuk kebutuhan penyidikan.

Baca Juga: Festival Film Wartawan Indonesia XII Putuskan 54 Film Pilihan dari 123 Film Indonesia

Menurut dia, siapa yang diduga mendengar, mengetahui, atau melihat kejadian suatu pidana maka akan dimintai keterangan untuk membuat perkara lebih terang.

"Penyidik memanggil saksi karena ada keperluan agar lebih jelas dan terang perbuatan para tersangka," kata Ali.

Diberitakan sebelumnya, KPK menetapkan Hakim Agung pada Mahkamah Agung (MA), Sudrajad Dimyati sebagai tersangka terkait suap pengurusan perkara di MA.

Baca Juga: Apple Sediakan Pembaruan iOS 16.0.2 untuk Seri iPhone 14 dan Versi Lawas

Sudrajad diduga menerima uang sebesar Rp800 juta.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X