Keterangan Berubah, Teddy Minahasa akan Dikonfrontasi dengan Mantan Anak Buahnya

- Rabu, 23 November 2022 | 13:56 WIB
Ilustrasi Inspektur Jenderal Polisi Teddy Minahasa. ody Prawira Negara Tuding Teddy Minahasa Putra Otak di Jenderal Polri Bisnis Narkoba (Dok. Hallo.id/M. Rifai Azhari)
Ilustrasi Inspektur Jenderal Polisi Teddy Minahasa. ody Prawira Negara Tuding Teddy Minahasa Putra Otak di Jenderal Polri Bisnis Narkoba (Dok. Hallo.id/M. Rifai Azhari)

HALLO.ID - Tersangka AKBP Dody dijadwalkan akan melakukan pemeriksaan konfrontasi terkait dengan dugaan kasus peredaran narkoba hari ini Rabu 23 November 2022 yang sedianya dilaksanakan Senin 21 November 2022 dikarenakan Dody yang tidak sehat.

Kuasa hukum Dody, Adriel Viari Purba mengatakan, pemeriksaan konfrontasi merupakan salah satu metode pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik.

Selain itu, pemeriksaan konfrontir merupakan kewenangan penyidik sehingga Dody siap mengikuti hal-hal yang menjadi kewenangan penyidik.

Baca Juga: Model L-Men Alvalino Terpeleset Jatuh di Jurang Nusa Dua, Begini Kondisinya

“Kami memperoleh informasi jadwal ulang setelah surat elektronik kami dibalas penyidik."

"Dan, klien saya siap memberikan keterangan sebenar-benarnya atas perkara ini,” ujar Adriel dalam keterangannya, Rabu 23 November 2022.

“Kami berterima kasih kepada pimpinan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya yang memberikan izin penjadwalan ulang pemeriksaan konfrontasi tersebut pada Rabu 23 November 2022,” tambahnya.

Baca Juga: Minta Dibebaskan, 2 Tersangka Penggelapan Dana Aksi Cepat Tanggap Ungkap Alasannya

Adriel mengatakan, keterangan Irjen Teddy Minahasa melalui pengacara dan mantan pengacaranya berubah-ubah dan saling bertentangan, seperti yang diungkap mantan pengacaranya Henry Yosodiningrat yang mengatakan, penyisihan BB narkoba merupakan hal lazim.

Dan, penyisihan 5 kg itu dimaksudkan untuk operasi undercover dalam rangka menjebak Linda.

Sementara pengacara Teddy saat ini yakni Hotman Paris, kata Adriel, menyebutkan bahwa BB 5 kg yang dianggap 5 kg diedarkan itu, masih ada, utuh disimpan kejaksaan sebagai bukti dalam persidangan terdakwa yang ada di Bukittinggi.

Baca Juga: Kasus Ginjal Ginjal Akut pada Anak, Pemilik CV Samudera Chemical Jadi Tersangka

“Keterangan Teddy lewat kedua pengacara ini berbeda-beda sehingga sulit untuk dipercayai kebenarannya,” tandasnya.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Hallo Media Network, semoga bermanfaat.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X