Kabupaten Luwu agar Siap Siaga dalam Menghadapi Potensi Bahaya Hidrometeorologi Basah

- Senin, 11 Oktober 2021 | 18:21 WIB
Masyarakat dapat bergotong royong untuk saling membantu. (Dok. BPBD Kabupaten Luwu)
Masyarakat dapat bergotong royong untuk saling membantu. (Dok. BPBD Kabupaten Luwu)

HALLO INDONESIA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk tetap siap siaga dalam menghadapi potensi bahaya hidrometeorologi basah.

Berdasarkan informasi peringatan dini cuaca BMKG pada periode 9 – 15 Oktober 2021, beberapa wilayah perlu memperhatikan potensi hujan.

Dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang, salah satunya Provinsi Sulawesi Selatan.

Baca Juga: Rekapitulasi Lengkap, Korban Jiwa dan Harta Benda Akibat Banjir Bandang Kabupaten Luwu, Sulsel

Pantauan hingga tingkat kecamatan, wilayah-wilayah terdampak di Kabupaten Luwu masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan pada dua hari ke depan.

Oleh karena itu, masyarakat setempat diharapkan untuk mengantisipasi dampak maupun menghindar dari potensi bahaya hidrometeorologi basah.

Masyarakat dapat bergotong royong untuk saling menginformasikan kondisi hujan, khususnya mereka yang berada di bagian hulu dan hilir sekitar daerah aliran sungai.

Baca Juga: Pascabanjir Bandang Luwu, Warga Masih Mengungsi dan Listrik di Sangtandung Masih Padam

Catatan BNPB menyebutkan Kabupaten Luwu pernah mengalami 28 kejadian banjir dalam kurun waktu 5 tahun terakhir atau periode 2015 – 2020.

Selama waktu tersebut, banjir tidak mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan hanya 15 unit rumah rusak.***

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Sumber: BNPB Indonesia

Tags

Terkini

X