Pasca Gempa Magnitudo 5,8 di Bitung, Sistem Kelistrikan Dipastikan Aman

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:25 WIB
Ilustrasi Seismograf gempa bumi.  (Dok. Hallo.id/M. Rifa'i Azhari)
Ilustrasi Seismograf gempa bumi. (Dok. Hallo.id/M. Rifa'i Azhari)

HALLO INDONESIA - Gempa dengan magnitudo 5,8 skala richter (SR) yang mengguncang tenggara Kota Bitung sekitar pukul 20.34 WIT, 11 Oktober 2021 dengan kedalaman gempa berkisar 10 kilometer dari permukaan laut.

Dilansir dari Situs Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), koordinat gempa terletak pada 0,83 Lintang Utara hingga 126,15 Bujur Timur berjarak 158,8 kilometer dari Kota Bitung.

Titik lokasi yang cukup dekat dari Kota Bitung, Sulawesi Utara menjadikan gempa ini rawan menimbulkan dampak pada sistem kelistrikan.

Baca Juga: Buat Apa Kereta Cepat dari Ibukota ke Bandung, Kalau Kemudian Ibukota pindah ke Kalimantan

Manajer Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Manado, Andre Lengkong mengaku, pihaknya dengan sigap mengkoodinir petugas PLN terdekat lokasi gempa untuk memastikan kondisi kelistrikan dalam keadaan aman dan tidak terdampak gempa.

“Petugas PLN selalu siaga 1x24 jam sehingga keadaan gempa seperti ini dapat cepat terpantau untuk kami lakukan langkah pencegahan dan pemulihan jika sistem kelistrikan terdampak, " kata Andre melalui keterangan tertulisnya, Selasa 12 Oktober 2021.

Senada General Manager PLN UIW Suluttenggo menuturkan, pihaknya langsung mengambil langkah koordinasi dengan berbagai pihak, baik internal PLN maupun eksternal untuk memastikan status langkah perbaikan dari pihak PLN efektif dan efisien.

Baca Juga: Gempa Bumi Ketiga Guncang Kota Bitung, dengan Magnitudo 4,8 pada Selasa Dini Hari

“Yang terutama adalah memastikan dahulu wilayah terdampak dan efek yang ditimbulkan gempa sambil kami menentukan langkah penormalan tercepat, hal ini sangat penting dalam mengatasi situasi seperti ini, " terang Basuki.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X