Stunting di NTT Turun 3,2 Persen, Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat Sebut Kerja Belum Maksimal

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 14:59 WIB
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat. (Instagram.com/@viktorbungtilulaiskodat)
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat. (Instagram.com/@viktorbungtilulaiskodat)

HALO INDONESIA - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan penurunan kasus stunting di NTT biasa-biasa saja.

Itu berarti kerja kurang maksimal. Sebab, yang kita bicarakan adalah menyangkut nyawa manusia.

Gubernur Viktor menyatakan, jika melihat secara statistik, memang penurunan stunting di daerah ini sudah bagus, yaitu pada angka 21 persen dari tahun 2020 pada angka 24,2 persen.

Baca Juga: Begini Respons Polri Terkait Tagar Percuma Lapor Polisi yang Menjadi Trending Topik di Medsos

Namun, jika kita melihat dari jumlah, maka merasa sedih karena masih ada 80.909 orang di NTT yang stunting.

Gubernur mengatakan, rapat koordinasi ini merupakan salah satu langah mewujudkan mimpi Presiden Joko Widodo, yaitu Generasi Emas pada 2945.

"Mimpi Presiden Jokowi, negara ini pada 2045 akan menatap masa depan dengan Generasi Emasnya," ungkap Gubernur Viktor.

Baca Juga: Respon Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin Setelah Namanya Dicatut untuk Donasi

"Jika cita-citanya seperti itu, maka yang kita lakukan hari ini adalah desain dan perencanaan untuk menuju 2045, membawa bonus demografi menjadi generasi unggul", imbuhnya.

Gubernur Viktor menegaskan, bahwa menyelesaikan stunting di NTT tidak bisa jika hanya dilakukan dengan cara-cara yang biasa saja.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Sumber: Hallokupang.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X