UMP Jabar Naik 1,72%, Ridwan Kamil: Pekerja di Atas 1 Tahun Bisa Negosiasi ke Perusahaan

- Minggu, 21 November 2021 | 16:31 WIB
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Pemprov Jabar memastikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2022 naik sebesar 1,72%. (Dok. Bappeda.jabarprov.go.id)
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Pemprov Jabar memastikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2022 naik sebesar 1,72%. (Dok. Bappeda.jabarprov.go.id)

HALLO INDONESIA - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) menaikkan Upah Mininum Provinsi (UMP) tahun 2022 sebesar 1,72% atau Rp 31.135,96 menjadi Rp 1.841.487,31.

Menurut Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, keputusan menaikkan UMP tahun 2022 untuk mengikuti keputusan dari pemerintah pusat sekaligus memberi keadilan bagi buruh dan pengusaha.

Penetapan UMP 2022 ini berdasarkan UU 11/2020 tentang Cipta Kerja dan turunannya PP 36/ 2021 tentang Pengupahan.

Baca Juga: Upah Minimum 2022 Bakal Naik, Kemnaker Gelar Dialog dengan Depenas dan BP LKS Tripnas

Bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada pekerja/buruh agar upahnya tidak dibayar terlalu rendah akibat posisi tawar mereka yang lemah dalam pasar kerja.

Menurut Gubernur, kebijakan UMP ini merupakan salah satu program strategis nasional yang ditujukan sebagai salah satu instrumen pengentasan kemiskinan serta serta mendorong kemajuan ekonomi Indonesia melalui pengupahan yang adil dan berdaya saing.

"Jadi kesimpulannya kalau ditanya apakah untuk tahun depan UMP akan naik? Iya kesimpulannya naik," kata Ridwan Kamil dikutip Hallo.id dari laman resmi Pemprov Jabar.

Baca Juga: Ridwan Kamil Dukung PPKM Level 3 di Libur Nataru

Kang Emil sapaanakrab Ridwan Kamil mengingatkan, penetapan UMP ini hanya untuk pekerja/buruh yang umur kerjanya satu tahun.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Sumber: jabarprov.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X