UMP 2022 Jateng Naik 0,78%, Perusahaan Bandel Bakal Kena Sanksi

- Minggu, 21 November 2021 | 20:14 WIB
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengumumkan Upah Minum Provinsi (UMP) Jawa Tengah tahun 2022 naik 0,78% dari tahun sebelumnya.  (Instagram.com/@ganjar_pranowo2024)
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengumumkan Upah Minum Provinsi (UMP) Jawa Tengah tahun 2022 naik 0,78% dari tahun sebelumnya. (Instagram.com/@ganjar_pranowo2024)

HALLO INDONESIA - Gubernur Ganjar Pranowo mengumumkan Upah Minum Provinsi (UMP) Jawa Tengah tahun 2022 naik 0,78 persen dari tahun sebelumnya.

Penetapan UMP ini menyertakan aturan wajib bagi perusahaan agar menyusun Struktur dan Skala Upah (Susu) bagi pekerja dengan masa kerja lebih dari satu tahun.

Pengumuman UMP termaktub dalam Keputusan Gubernur Jawa Tengah No.561/37 tentang Penetapan Upah Minimum Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022.

Baca Juga: UMP Jabar Naik 1,72%, Ridwan Kamil: Pekerja di Atas 1 Tahun Bisa Negosiasi ke Perusahaan

Dengan terbitnya SK tertanggal 20 November 2021 ini maka UMP tahun 2022 resmi naik 0,78 % atau sebesar Rp1.812.935.

UMP sebagaimana dimaksud dalam diktum kesatu berlaku bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun,” kata Ganjar seperti dikutip Hallo.id dari laman resmi Pemprov Jateng

Dalam SK tersebut, Ganjar juga menegaskan dalam diktum keempat tentang struktur dan skala upah.

Baca Juga: Menpora Amali Ucapkan Duka Cita atas Meninggalnya Legenda Bulu Tangkis Indonesia Verawaty Fajrin

Yakni perusahaan memberikan upah di atas UMP kepada pekerja dengan masa kerja satu tahun atau lebih.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Sumber: jatengprov.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X