Masyarakat Sao di Ngada Belajar Metode Hutan Bambu Lesatri

- Kamis, 25 November 2021 | 13:41 WIB
Melalui metode HBL, para tuan bambu akan memiliki semacam ‘ATM’ di kebun bambunya. (Instagram.com/@bamboo_foundation)
Melalui metode HBL, para tuan bambu akan memiliki semacam ‘ATM’ di kebun bambunya. (Instagram.com/@bamboo_foundation)

HALLO INDONESIA - Sebanyak 30 orang perwakilan Komunitas Sao di Desa Radabata, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur NTT).

Mengikuti Sosialisasi dan Workshop Metode Hutan Bambu Lestari (HBL) & Pengelolaan Keuangan Keluarga di Kampus Desa Bambu Turetogo, Yayasan Bambu Lestari yang berlangsung 23-25 November 2021.

Yayasan Bambu Lestari dalam keterangan persnya yang dikirim ke Hallo Kupang via Email, Rabu 24 November 2021 menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari proyek bertema “Bring Local Community into Global Market through Sustainable Bamboo Forest Method”, yang didanai oleh Pemerintah Australia melalui Alumni Grant Scheme (AGS) dan diadministrasikan oleh Australia Awards in Indonesia.

Baca Juga: HKAN di Kupang Berdampak Positif Bagi Ekonomi NTT

Project Leader AGS, Budiyanto Dwi Prasetyo mengatakan, selain melakukan transfer pengetahuan dan implementasi metode HBL, project ini diharapkan membantu masyarakat memperoleh penghasilan tambahan di masa pandemi Covid-19.

“Di saat semua terpuruk akibat Covid-19, melalui project ini kami berupaya membangkitkan kembali ekonomi skala rumah tangga di tingkat Sao melalui transfer pengetahuan dan implementasi metode HBL serta pengelolaan keuangan keluarga,” ujar Budiyanto, peneliti madya Sosiologi Lingkungan di KLHK ini.

Metode HBL yang dipelajari peserta workshop merupakan prosedur standard pengelolaan bambu secara berkelanjutan.

Baca Juga: Cara Kemenag Memaknai Hari Guru Nasional 2021: Meningkatkan Kesejahteraan dan Kompetensi

Dimulai dari melakukan survey rumpun bambu, pemberian kode, perawatan dengan menimbun akar rimpang, hingga pemanenan lestari.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wujudkan Paritrana Ketenagakerjaan dengan Kolaborasi

Selasa, 30 November 2021 | 16:45 WIB
X