Pemprov Jabar dan BNPT Siapkan Kolaborasi Pentaheliks untuk Eliminasi Paham Radikal

- Kamis, 13 Januari 2022 | 17:08 WIB
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengatakan Pemprov Jabar  mengembangkan kolaborasi pentaheliks dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme untuk menangani potensi radikalisme dan terorisme.  (Dok. Jabarprov.go.id)
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengatakan Pemprov Jabar mengembangkan kolaborasi pentaheliks dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme untuk menangani potensi radikalisme dan terorisme. (Dok. Jabarprov.go.id)

HALLO INDONESIA - Pemprov Jawa Barat (Jabar) mengembangkan kolaborasi pentaheliks dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk menangani potensi radikalisme dan terorisme.

Hal tersebut dilakukan sebagai antisipasi semakin masifnya narasi perbedaan terkait keutuhan NKRI, juga yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.

"Kami akan menggabungkan inisiatif dari Provinsi Jabar dengan BNPT, sehingga terdapat permodelan, ibaratnya kami ini sudah dan sedang melaksanakan vaksinasi antivirus radikalisme dan terorisme," ujar Ridwan Kamil dikutip Hallo.id dari laman Pemprov Jabar.

Baca Juga: Harga Minyak Goreng Mahal, Pemerintah Provinsi Jabar Gelar Operasi Pasar

Menurutnya, kehadiran Boy Rafli Amar selaku Kepala BNPT ke Provinsi Jabar  memberikan angin segar dalam menangkal isu-isu radikalisme dan terorisme di tanah Pasundan.

"Pak Boy memberikan informasi terkini terhadap situasi keindonesiaan yang berhubungan dengan potensi radikalisme dan terorisme, juga program deradikalisasi dan penanganan terorisme," ujar Kang Emil.

Dalam pertemuan tersebut, Ridwan Kamil  juga menjelaskan mengenai populasi penduduk Jabar yang menyentuh hampir 50 juta jiwa.

Baca Juga: Kapal Pengangkut Limbah Illegal SB Cramoil Equity Ditangkap di Perairan Batam

Hal itu menjadi kerawanan sasaran alur informasi penyebaran paham radikalisme dan terorisme.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Sumber: jabarprov.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X