Kapolda Sumut: Kapolrestabes Medan Dicopot Karena Langgar Kode Etik Bukan Kasus Suap

- Minggu, 23 Januari 2022 | 19:01 WIB
Pencopotan Kombespol Riko Sunarko dari jabatan Kapolrestabes Medan bukan karena kasus suap bandar narkoba yang ramai sebelumnya, melainkan pelanggaran kode ketik sebagai pejabat tinggi di kepolisian. (Instagram.com/@kameraperistiwa)
Pencopotan Kombespol Riko Sunarko dari jabatan Kapolrestabes Medan bukan karena kasus suap bandar narkoba yang ramai sebelumnya, melainkan pelanggaran kode ketik sebagai pejabat tinggi di kepolisian. (Instagram.com/@kameraperistiwa)

HALLO INDONESIA - Pencopotan Kombespol Riko Sunarko dari jabatan Kapolrestabes Medan bukan karena kasus suap bandar narkoba yang ramai sebelumnya, melainkan pelanggaran kode ketik sebagai pejabat tinggi di kepolisian.

Hal itu dikatakan Kapolda Sumatera Utara Irjenpol RZ Panca Putra Simandjuntak seperti dikutip Hallo.id dari akun Instagram @kameraperistiwa.

Menurut Kapolda Sumut, dalam persidangan kasus dugaan suap dari badar narkoba, Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko tidak terbukti memerintahkan
penggunaan sisa uang Rp160 juta dari istri bandar narkoba.

Baca Juga: Tim Satgas Jala Yudha-22 Lanal Batam Gagalkan Penyelundupan 5 PMI Ilegal

"Yang sebelumnya diketahui berdasarkan keterangan saksi Bripka Ricardo Siahaan di sidang pada Selasa 11 Januari 2022 lalu," ucap Kapolda Sumut.

Panca jelaskan Propam Polri masih memeriksa sebanyak 12 orang saksi terkait kasus dugaan suap.

"Tim gabungan sudah memeriksa 12 orang saksi. Salah satunya pengacara Ricardo Siahaan," ujar Panca.

Baca Juga: Pemerintah Diminta Audit Investigasi Ormas-ormas Islam yang Disusupi Kelompok Radikal

Pendalaman intensif oleh Divisi Propam Polda Sumut kepada Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko membuahkan hasil.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Sumber: Instagram.com/@kameraperistiwa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X