Kementan Beri Apresiasi Terkait Pengungkapan Kasus Mafia Pupuk Subsidi di Nganjuk

- Senin, 24 Januari 2022 | 08:14 WIB
Polres Nganjuk Ungkap Penyalahgunaan Pupuk Bersubsidi, Barang Bukti Lebih dari 100 Ton (Instagram.com/@kapolres_nganjuk)
Polres Nganjuk Ungkap Penyalahgunaan Pupuk Bersubsidi, Barang Bukti Lebih dari 100 Ton (Instagram.com/@kapolres_nganjuk)

HALLO INDONESIA - Direktur Pupuk dan Pestisida Kementerian Pertanian (Kementan) Mohammad Hatta menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas upaya Satuan Reserse Kriminal Polres Nganjuk.

Yang berhasil mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan pupuk bersubsidi, dengan barang bukti 111,5 ton pupuk berbagai merek.

"Kami sangat mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Nganjuk beserta jajarannya."

Baca Juga: Jubir PKS Tegaskan Pernyataan Edy Mulyadi Soal IKN Tidak Ada Hubungannya dengan Suara Resmi Partai

"Yang telah bekerja keras mengungkap jaringan penyalahgunaan pupuk subsidi selama ini di Kabupaten Nganjuk," kata Kementan dalam keterangannya, Minggu 23 Januari 2022.

Kementan menegaskan, Kementan bersama kepolisian akan selalu berkoordinasi memastikan program-program pertanian tidak terkendala di lapangan.

Hal ini juga sebagai tindak lanjut dari penandatangangan Memorandum of Understanding (MoU).

Baca Juga: Pererat Persatuan Antar Umat Beragama, FKBN Gelar Program Membersihkan Pura Mustika Dharma Kopassus Cijantung

Antara Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Kapolri tentang pendampingan dalam pemeliharaan keamanan pada pelaksanaan program pembangunan pertanian, di Mabes Polri, November 2021.

Pengungkapan kasus penyalahgunaan pupuk bersubsidi ini merupakan implementasi dari MoU tersebut.

“Sekali lagi, kami ucapkan terima kasih dan sangat mendukung langkah Kepolisian memberantas mafia pupuk subsidi."

Baca Juga: Heboh Raffi Ahmad Temui Kapolresta Malang. Ternyata ini Tujuannya

"Semoga tidak ada lagi yang berani menyalahgunakan pupuk subsidi," harap Kementan.

Dalam kesempatan tersebut, Hatta juga mendorong masyarakat ikut berpartisipasi aktif mengawasi penyaluran pupuk subsidi agar tidak terjadi penyelewengan.

“Masyarakat pun dapat turut berpartisipasi mengawasi penyaluran pupuk bersubsidi agar tepat sasaran dan benar-benar sampai ke petani yang membutuhkan," pungkas Kementan.***

Baca Juga: Mobil Dealer Pembawa Motor Terperosok Masuk Parit di Tanjung Priok, Jakarta Utara

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Sumber: Tribrata News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X