Polisi Rangkul Tokoh Agama dan Masyarakat Cegah Bentrok Susulan di Sorong

- Selasa, 25 Januari 2022 | 14:12 WIB
Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan Polri merangkul tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat untuk mencegah terjadinya bentrokan susulan di Kota Sorong, Papua Barat. (Dok. Humas.polri.go.id)
Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan Polri merangkul tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat untuk mencegah terjadinya bentrokan susulan di Kota Sorong, Papua Barat. (Dok. Humas.polri.go.id)

HALLO INDONESIA - Polri merangkul tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat untuk mencegah terjadinya bentrokan susulan di Kota Sorong, Papua Barat.

Polda jajaran langsung berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk mencegah tidak ada aksi balasan atau aksi lainnya,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo di Jakarta, Selasa, 25 Januari 2022 dikutip Hallo.id dari laman Humas Polri.

Tak hanya itu, Dedi menyebut, Polda Papua Barat jajaran juga telah melakukan pertemuan kepada perwakilan kedua kelompok yang bertikai.

Baca Juga: Keributan Terjadi Kota Sorong, Papua Akibatkan Belasan Orang Meninggal Dunia

Tujuannya untuk mencegah serta tidak melakukan aksi apapun di ketentuan aturan hukum yang berlaku.

“Polsek Sorong Timur telah melakukan pertemuan antara kelompok,” ujar Dedi.

Menurut Dedi, polisi juga telah melakukan penyelidikan serta penyidikan dengan melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi dari peristiwa yang mengakibatkan 19 orang meninggal dunia tersebut.

Baca Juga: Putri Tercinta Nurul Arifin, Maura Magnalia Madyaratri Meninggal Dunia Hhari Ini

“Penyelidikan melakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk memproses tuntas kasus kejadian ini. Lalu jajaran juga menggelar olah tempat kejadian perkara (tkp),” ucap Dedi.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Sumber: humas.polri.go.id.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X