Jelang Perayaan Imlek 2573 dan Cap Go Meh 2022, Polda Kalbar Gelar Operasi Liong

- Selasa, 25 Januari 2022 | 15:42 WIB
Jelang Perayaan Imlek 2022, Polda Kalbar Gelar Rakor Lintas Sektoral Bersama Forkopimda. (Pixabay.com/lleonartz)
Jelang Perayaan Imlek 2022, Polda Kalbar Gelar Rakor Lintas Sektoral Bersama Forkopimda. (Pixabay.com/lleonartz)

HALLO INDONESIA - Jelang perayaan hari raya Imlek 2573 dan Cap Go Meh tahun 2022.

Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral.

Polda Kalimantan barat juga akan menggelar Operasi Liong Kapuas 2022 yang akan berlangsung mulai 30 Januari sampai 17 Febuari 2022.

Baca Juga: Polri Selidiki Aktor Intelektual Bentrokan di Sorong, Papua Barat yang Tewaskan 19 Orang

Kapolda Kalbar, Irjen Pol Drs. Suryanbodo Asmoro mengatakan, Operasi Liong Kapuas ini merupakan operasi rutin tiap tahunnya yang dilaksanakan oleh Polri karena sifatnya yang statis.

Berdasarkan data yang kita ambil pelaksanaan Operasi Liong Kapuas 2022 berlangsung di delapan titik operasi.

Yaitu Pontianak, Kubu Raya, Mempawah, Singkawang, Sambas, Bengkayang, Sintang, dan Ketapang mengingat etnis Tionghoa cukup banyak di kabupaten tersebut.

Baca Juga: Bareskrim Terima 2 Laporan Polisi dan 6 Pernyataan Sikap Terkait Ujaran Kebencian Edy Mulyadi

Kapolda Kalbar berharap agar masyarakat menjalani kegiatan dengan lancar mengingat masa pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

Kewajiban sebagai aparat TNI dan Polri untuk membuat masyarakat aman dan nyaman dalam melaksanakan aktivitas perayaan Imlek 2573 dan Cap Go Meh 2022.

Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Sulaiman Agusto menambahkan, jika ditemukan permasalahan untuk segera lapor cepat, atasi dan koordinasi.

Baca Juga: 19 Orang Tewas dalam Bentrokan 2 Kelompok Warga di Sorong Papua Barat

Selain itu, Gubernur Kalbar H. Sutarmidji juga menjelaskan bahwa perayaan Imlek 2573 dan Cap Go Meh 2022 masyarakat berhak melaksanakan ibadah.

Namun kegiatan budaya dan arak-arakan yang sifatnya mengumpulkan orang ramai untuk sementara ditiadakan mengingat masyarakat Tionghoa di Kalimantan Barat berjumlah 8,6%.***

Baca Juga: Kemenperin Buka Program Diploma 1 Penjaminan Mutu Industri Pangan Berbasis Digitial

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X