Penertban Aset BUMN, PT Kereta Api Indonesia Jalin Kerja Sama Polda Jateng

- Selasa, 25 Januari 2022 | 16:00 WIB
Kapolda Jateng Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, menerima kunjungan dari PT KAI. (Dok. tribratanews.polri.go.id)
Kapolda Jateng Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, menerima kunjungan dari PT KAI. (Dok. tribratanews.polri.go.id)

HALLO INDONESIA - Kapolda Jateng Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, menerima kunjungan dari PT KAI yang diwakili oleh Ka Daops 4 (Semarang) Wisnu Pramudyo dan Ka Daops 5 (Purwokerto) Daniel Johannes Hutabarat beserta rombongan.

Kunjungan para pejabat penting PT.KAI Indonesia itu diterima langsung Kapolda Jateng didamping sejumlah PJU di ruang kerja Kapolda Jateng. Senin, 24 Januari 2022.

Dalam kunjungan tersebut, kedua pihak sepakat membangun kerja sama yang dituangkan dalam bentuk MoU.

Baca Juga: Akan Direvisi, Permenkes tentang Urun Biaya dan Selisih Bayar Jaminan Kesehatan Nasional

Secara spesifik MoU tersebut dibangun Polda Jateng dengan PT KAI Daops 4 Semarang dan Daops 5 Purwokerto.

Kesepakatan diwujudkan dalam bentuk Bantuan Pengamanan Kepolisian dan Penegakan Hukum dalam rangka Penertiban Aset di lingkungan PT KAI.

Kapolda Jateng mengatakan personil Polda Jateng terutama Sabhara dan Brimob siap untuk melakukan pengamanan terkait objek vital milik PT KAI.

Baca Juga: Jelang Perayaan Imlek 2573 dan Cap Go Meh 2022, Polda Kalbar Gelar Operasi Liong

Polda Jateng, siap mendukung PT KAI dalam memberikan pelayanan masyarakat guna memastikan keamanan dan kenyamanan dalam pengguna jasa kereta api.

Polda Jateng juga siap memberikan dukungan dalam bentuk percepatan penyidikan saat terjadinya laka lantas yang melibatkan kereta api.

“Penandatanganan MoU tersebut merupakan landasan untuk penegakan hukum dan penertiban gangguan terkait di PT KAI,” jelasnya.

Baca Juga: Polri Selidiki Aktor Intelektual Bentrokan di Sorong, Papua Barat yang Tewaskan 19 Orang

Dalam kesempatan tersebut, Ka Daops 4 dan Ka Daops 5 menyampaikan terimakasih kepada Polda Jateng atas penandatanganan Nota Kesepahaman/MoU yang sudah dilakukan.

Senada keduanya menuturkan kerja sama ini untuk memberikan jaminan keamanan serta kenyamanan pengguna jasa kereta api.

Terkait penyidikan kecelakaan kereta api disampaikan juga bahwa hingga saat ini belum ada kendala yang berarti.

Baca Juga: Bareskrim Terima 2 Laporan Polisi dan 6 Pernyataan Sikap Terkait Ujaran Kebencian Edy Mulyadi

Untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang melibatkan kereta api, pihaknya juga untuk melakukan penutupan pada jalur perlintasan kereta api yang tidak memiliki izin.***

Baca Juga: 19 Orang Tewas dalam Bentrokan 2 Kelompok Warga di Sorong Papua Barat

Editor: Budi Purnomo

Sumber: Tribrata News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X