2 Pelaku Ditangkap, Polda Sulut Gagalkan Penyelundupan Senjata Api dari Filipina

- Sabtu, 21 Mei 2022 | 18:09 WIB
Konferensi pers pengungkapan kasus penyelundupan senjata api ilegal yang diduga berasal dari Filipina. (Dok. Humas Polda Sulut)
Konferensi pers pengungkapan kasus penyelundupan senjata api ilegal yang diduga berasal dari Filipina. (Dok. Humas Polda Sulut)

HALLO INDONESIA - Polda Sulawesi Utara (Sulut) berhasil mengungkap kasus penyelundupan senjata api (senpi) ilegal yang diduga diselundupkan dari Filipina.

Kapolda Sulut, Irjen Pol Mulyatno dalam press mengatakan telah menangkap dua orang beserta sejumlah barang bukti diamankan.

“Tersangkanya dua orang pria, masing-masing berinisial OM (18) dan FM (22)."

Baca Juga: Polisi Gagalkan Peredaran 41 Kilogram Jenis Sabu Senilai Rp62 Miliar di Bukittinggi Sumbar

"Keduanya warga Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe,” terang Irjen Pol Mulyatno, Jumat, 20 Mei 2022.

Kapolda Sulut mengatakan kasus ini terungkap awalnya dari informasi yang diterima polisi dari masyarakat terkait dugaan penyelundupan senpi.

Informasi itu kemudian langsung ditindaklanjuti oleh personel Polres Minut yang berhasil mengamankan OM, di wilayah Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minut, pada Minggu, 15 Mei 2022 sekitar pukul 06.00 WITA.

Baca Juga: Polri Panggil Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, Dugaan Persekusi dan Kriminalisasi Mahasiswa

“Setelah dilakukan penggeledahan terhadap OM, didapati barang bukti berupa 1 pucuk senpi semi otomatis jenis UZI dan 15 butir amunisi kaliber 9 mm,” tutur Jenderal Bintang Dua.

Kedua tersangka dijerat pasal 2 ayat (1) UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api, amunisi atau suatu bahan peledak secara ilegal/tanpa izin yang sah.***

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X