Semarang Dikepung Banjir Rob yang Akibatkan Jebolnya Tanggul di Tanjung Mas

- Selasa, 24 Mei 2022 | 10:18 WIB
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. Banjir akibat pasangnya air laut (rob) di Semarang mengakibatkan jebolnya tanggul di wilayah Tanjung Mas. (Dok. Semarangkota.go.id)
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. Banjir akibat pasangnya air laut (rob) di Semarang mengakibatkan jebolnya tanggul di wilayah Tanjung Mas. (Dok. Semarangkota.go.id)

HALLO INDONESIA - Banjir akibat pasangnya air laut (rob) di Semarang mengakibatkan jebolnya tanggul di wilayah Tanjung Mas.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan jebolnya tanggul terdeteksi di dua titik, yaitu di area sekitar PT Lamicitra Nusantara dan Kampung Ujung Seng.

Menurutnya, banjir rob merupakan yang tertinggi dalam waktu satu dekade terakhir di Kota Semarang.

Baca Juga: Semarang dan Surabaya Masuk 6 Kota Terpanas di Indonesia Menurut Laporan BMKG

"Puncak air pasang tertinggi sebelumnya terjadi bulan Juni tahun 2020 ketinggiannya 1,8 meter. Dan untuk hari ini ketinggian air pasang mencapai 2,1 meter. Jadi sebagian limpas, sebagian lagi membuat tanggul jebol," katanya dikutip Hallo Indonesia dari laman resmi Pemkot Semarang.

Akibat jebolnya tanggul, lingkungan warga di 6 RW terendam banjir. 

"Sedulur - sedulur yang terdampak kami catat hingga saat ini sampai 6 RW di wilayah pesisir Kota Semarang, yang sebagian besar masyarakat tidak menghendaki mengungsi," tutur Hendrar saat mengecek lokasi tanggul yang jebol.

Baca Juga: Viral di Medsos Kisah Perselingkuhan Anggota Polda Metro Jaya, Polisi Berikan Penjelasan

Ia didampingi jajarannya di Pemkot Semarang, diantaranya dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, hingga Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, serta Kapolrestabes Irwan Anwar, dan Dandim 0733 BS / Kota Semarang Honi Havana.

Halaman:

Editor: Setiawan Adiwijaya

Sumber: semarangkota.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X