Polda Maluku Ungkap Penyelundupan Bahan Tambang Ilegal Merkuri 3.100 Kilogram

- Rabu, 25 Mei 2022 | 14:57 WIB
Polda Maluku Ungkap Penyelundupan 3.100 Kg Merkuri. (Dok. tribratanews.polri.go.id)
Polda Maluku Ungkap Penyelundupan 3.100 Kg Merkuri. (Dok. tribratanews.polri.go.id)

HALLO INDONESIA - Polda Maluku melalui tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) berhasil mengungkap penyelundupan bahan tambang ilegal jenis merkuri seberat kurang lebih 3.100 Kilogram (Kg). 

Bahan kimia logam berbahaya ini diamankan tim penyidik dalam sebuah mobil dum truk DE 8169 MU yang melintas di depan Gedung Nunusaku Center, Desa Piru, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Senin 23 Mei 2022 sekira pukul 00.30 WIT. 

Selain mengamankan ribuan kilogram merkuri, penyidik juga menjerat tiga orang tersangka yaitu Agus Pardila (22), sopir truk yang berdomisili di Dusun Air Pesy, Kecamatan Piru, SBB, Dani Herawan (23), dan pemilik barang Rosi Wikarno alias Mas Idi (36), warga Dusun Wael, Piru. 

Baca Juga: Gary Iskak Belum Jadi Tersangka, Polda Jawa Barat Masih Dalami Kasus Narkoba

Ketiganya kini telah dijerumuskan ke dalam rumah tahanan Polda Maluku setelah disangkakan menggunakan pasal 161 Undang-undang (UU) RI Nomor 3 tahun 2020 tentang pertambangan mineral dan batubara sebagaimana diubah dalam UU nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja junto pasal 55 ayat (1) ke 1e KUHPidana. 

"Kasus ini diungkap setelah tim subdit IV tipidter menerima informasi dari masyarakat," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes. Pol. M. Rum Ohoirat, Selasa 24 Mei 2022. 

Kabid Humas Polda Maluku mengaku motif yang dilakukan para tersangka adalah mencari keuntungan dan memperkaya diri sendiri.

Baca Juga: Banjir Rob, Pemkot Pekalongan Siapkan Tanggul Darurat

Caranya dengan melakukan atau turut serta melakukan kegiatan pengumpulan, pengangkutan, penyimpanan serta penjualan material logam jenis merkuri tanpa ijin. 

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Sumber: Tribrata News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X